Jadwal Buka Puasa Kab. Karo Puasa 22 Ramadan 1442 H

Oleh: Tim Konten Ramadan - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal buka puasa Kab. Karo hari ini 4 Mei 2021 atau bertepatan dengan 22 Ramadan 1442 H dapat disimak di Tirto.id. Jadwal berbuka puasa tersebut bisa menjadi acuan bagi umat Islam di Kab. Karo untuk segera membatalkan puasa.
tirto.id - Puasa Bulan Ramadan 1442 Hijriah sudah memasuki hari ke-22. Umat muslim di Kab. Karo bisa menyimak jadwal imsakiyah hari ini Selasa 4 Mei 2021 sebagai pengingat waktu sahur. Tirto.id menyediakan informasi jadwal imsakiyah, jadwal sholat, hingga jadwal berbuka puasa setiap harinya yang diperoleh berdasarkan data dari situs Kemenag RI. Berikut jadwal imsakiyah bagi Anda yang berada di Kab. Karo dan sekitarnya.

Kab. Karo dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid BAITUL IKHLAS, Masjid Ar-Rahman, dan Masjid Al-Falah. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Karo.

Masjid BAITUL IKHLAS dibangun pada tahun 1960. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Jl.Kolam Gundaling I Berastagi.

Sedangkan Masjid Ar-Rahman dibangun pada tahun 1983. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini berada di alamat Desa Perbesi Tigabinanga.

Sementara Masjid Al-Falah dibangun pada tahun 1987. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Desa Kuta Bangun Tigabinanga.

Ada beberapa pilihan menu buka puasa di Kab. Karo. Menu khas dari daerah ini contohnya antara lain; bika ambon, Dekke Na Niura, arsik, lappet, kue ombus-ombus.

Untuk mengamalkan salah satu sunah puasa Ramadan yaitu menyegerakan berbuka, umat Islam Kab. Karo dapat memastikan jadwal buka puasa di Kab. Karo dalam tabel berikut:



Hukum Puasa di Bulan Ramadhan


Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan. Di dalamnya kesalahan dan dosa diampuni. Selama 29 atau 30 hari sepanjang bulan tersebut, umat Islam berbondong-bondong untuk mengerjakan banyak amal ibadah.

Dua hal yang terlihat sepele, tetapi menjadi amalan berpuasa adalah mengakhirkan sahur dan mendahulukan berbuka. Diriwayatkan dari Abu Dzar, Rasulullah bersabda, "Umatku senantiasa dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan buka dan menta'khirkan sahur" (H.R. Ahmad).

Rasulullah saw. juga bersabda, "Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya".

Ibn Arabi dalam kitab Futuhat al-Makkiyyah menyebutkan, kegembiraan saat berbuka adalah kegembiraan ruh hewani manusia, sedangkan kegembiraan bertemu Rabb adalah kegembiraan untuk jiwa rasionalnya.

Selama Ramadan, umat Islam juga berkesempatan untuk memperbaiki salatnya, terutama dalam mengerjakan salat pada awal waktu. Adanya sahur mempermudah seorang muslim untuk langsung salat subuh. Adanya berbuka juga dapat membuat seorang muslim tertib dalam salat maghrib.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah saw. bersabda, "amalan yang paling afdal adalah mendirikan salat lima waktu pada awal waktu" (H.R. Tirmidzi).

Salat sendiri adalah tiang agama sekaligus inti semua perkara dalam Islam. Perintah mengerjakan salat 5 waktu didapatkan Rasulullah saw. dalam peristiwa Miraj, ketika beliau dinaikkan dari bumi ke sidratul muntaha, yang menunjukkan betapa mulia kadar ibadah tersebut.

Allah berfirman dalam Surah Hud:114, "Dan laksanakanlah salat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah)."

Doa Buka Puasa


Dengan mengetahui jadwal buka puasa di Kab. Karo, umat Islam akan lebih mudah dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, adanya keterangan waktu buka akan membuat umat Islam bisa mensegerakan untuk membatalkan puasa. Pada umumnya doa buka puasa yang dibaca umat Islam adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ. Artinya, "Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaAllah Ta'ala."


Khasanah Keislaman

Bagi umat muslim di Kab. Karo dapat memperdalam pengetahuan keislaman sepanjang bulan puasa Ramadan 2021. Salah satu contoh khasanah keislaman itu contohnya tentang Tata Cara Sholat Tarawih 20 Rakaat Berjamaah dan Bacaan Doa Kamilin .

Salat tarawih adalah salat sunah yang khusus dikerjakan pada bulan Ramadan. Salat ini dapat dilakukan secara sendiri atau berjemaah.

Saat pandemi Corona (COVID-19), berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020, salat tarawih dapat dilakukan secara sendiri atau berjemaah dengan keluarga inti di rumah.

Mengenai jumlah rakaat sholat tarawih, para ulama memang beda pendapat. Di Indonesia, umat muslim umumnya mengerjakan sholat tarawih dengan 8 rakaat atau 20 rakaat. Selain itu, umat muslim Indonesia biasa melaksanakan sholat witir 3 rakaat setelah mengerjakan sholat tarawih.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan
DarkLight