Jadwal Buka Puasa Kab. Hulu Sungai Utara 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 18 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal buka puasa, sholat maghrib, imsak, subuh, zuhur, asar pada tanggal Sabtu, 18 Mei 2019 atau 13 Ramadan 1440H serta tempat ngabuburit di Kab. Hulu Sungai Utara.
tirto.id - Ibadah puasa memasuki hari ke-13 pada tanggal 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019.

Setiap menjelang jadwal buka puasa atau kumandang bedug adzan maghrib masyarakat di Kab. Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan memanfaatkannya untuk ngabuburit Tempat ngabuburit di Kab. Hulu Sungai Utara antara lain: NGABUBURIT_01.

Sementara untuk menjalankan ibadah salat tarawih, warga Kab. Hulu Sungai Utara umumnya memusatkan kegiatan ibadahnya di Masjid At-Taqwa yang dikategorikan sebagai Masjid Agung. Masjid ini dibangun pada 1953. Sementara untuk daya tampung, Masjid At-Taqwa bisa diisi 150 - 200 jamaah.

Selain Masjid At-Taqwa, umat muslim di Kab. Hulu Sungai Utara bisa menjalankan salat tarawaih Masjid Jami'atus Shabirin. Masjid Besar. Alamat Masjid Jami'atus Shabirin ada di Paminggir. Masjid ini dibangun pada 1948. Daya tampung, Masjid Jami'atus Shabirin bisa diisi 100 - 150 jamaah.

Alamat Masjid Al- Munirah ada di Pihaung. Musafir yang kebetulan sedang berada di Kab. Hulu Sungai Utara juga dapat melakukan tarawih di Masjid Al- Munirah. Masjid Masjid Al- Munirah termasuk dalam jenis masjid Masjid Besar. Masjid ini dibangun pada 1957. Daya tampung, Masjid Al- Munirah bisa menampung 100 - 150 jamaah.

Bagi masyarakat Kab. Hulu Sungai Utara yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, Tirto.id menyediakan jadwal buka, sholat maghrib, imsak, sholat subuh, zuhur, isya, magrib, isya:







Selain itu, penting bagi umat muslim untuk menjalankan tarawih di kala Ramadan. Menurut kitab Durratun Nasihin keutamaan sholat tarawih di bulan Ramadhan seperti diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang mengenai fadhilah (keutamaan) sholat tarawih di bulan Ramadhan, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam Ramadan ke-13 adalah aman dari segala keburukan di hari kiamat nanti.

Tausiah Harian

Pada hakikatnya, puasa adalah ibadah tersembunyi yang hanya diketahui oleh orang yang menjalankan dan Allah SWT. Tidak seperti ibadah-ibadah lahir yang lain seperti salat dan haji.

Dalam sebuah hadis memang disebutkan bahwa seseorang bisa mengatakan dirinya sedang berpuasa jika ada orang lain yang mencela dan mengajak bertengkar. Tapi ulama fikih memberi peringatan bahwa yang harus dihindari ketika mengatakan “Saya sedang berpuasa” adalah hal itu disertai rasa riya. Apalagi dalam kondisi yang tidak membutuhkan seseorang untuk memberitahu orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa.

Dalam kitab Hasiyyatul Bujairimi alal Khatib, Al-Bujairimi menyatakan puasa memang amalan yang jauh dan terhindar dari perbuatan riya karena puasa bersifat tersembunyi. Tetapi, riya bisa saja terjadi dalam perkataan orang berpuasa yang mengatakan kepada orang lain bahwa dia sedang berpuasa.

Penulis: M. Alvin Nur Choironi

Sumber: NU Online http://www.nu.or.id/post/read/78428/riya-dalam-berpuasa





Baca juga artikel terkait JADWAL SHOLAT atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - )

Reporter: Yandri Daniel Damaledo
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Agung DH