Jadwal Buka Puasa Hari Ini 4 Mei 2021 Kab. Agam dan Doa Berbuka

Oleh: Tim Konten Ramadan - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal buka puasa Kab. Agam hari ini 4 Mei 2021 atau bertepatan dengan 22 Ramadan 1442 H dapat disimak di Tirto.id. Jadwal berbuka puasa tersebut bisa menjadi acuan bagi umat Islam di Kab. Agam untuk segera membatalkan puasa.
tirto.id - Selasa tanggal 4 Mei 2021 bertepatan dengan hari ke 22 ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijriah. Setiap wilayah di seluruh Indonesia, memiliki masing-masing jadwal imsak sebagai pengingat sahur dan jadwal buka puasa sebagai pengingat waktu berbuka, termasuk di Kab. Agam. Kementerian Agama (Kemenag RI) telah mengeluarkan jadwal Imsakiyah setiap harinya yang bisa disimak di Tirto.id, untuk ibadah puasa hari ini, berikut jadwal imsakiyah di Kab. Agam pada hari ini, Selasa 4 Mei 2021.

Kab. Agam dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid AL-HUDA AL-MUKARRAMAH, Masjid ISTIGHFAR, dan Masjid Masjid Taqwa. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Agam.

Masjid AL-HUDA AL-MUKARRAMAH dibangun pada tahun 2002. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Jorong Sei. Tuak Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang.

Sedangkan Masjid ISTIGHFAR dibangun pada tahun 1989. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini berada di alamat Jorong Koto Malintang Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang.

Sementara Masjid Masjid Taqwa dibangun pada tahun 1969. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Sandaran Puti Jorong Puti Ramuh Nagari Canduang Koto Laweh Candung.

Ada beberapa pilihan menu buka puasa di Kab. Agam. Menu khas dari daerah ini contohnya antara lain; rendang, randang lokan, gulai tunjang, dendeng batokok, dendeng balado.

Untuk mengamalkan salah satu sunah puasa Ramadan yaitu menyegerakan berbuka, umat Islam Kab. Agam dapat memastikan jadwal buka puasa di Kab. Agam dalam tabel berikut:



Hukum Puasa di Bulan Ramadhan


Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan. Di dalamnya kesalahan dan dosa diampuni. Selama 29 atau 30 hari sepanjang bulan tersebut, umat Islam berbondong-bondong untuk mengerjakan banyak amal ibadah.

Dua hal yang terlihat sepele, tetapi menjadi amalan berpuasa adalah mengakhirkan sahur dan mendahulukan berbuka. Diriwayatkan dari Abu Dzar, Rasulullah bersabda, "Umatku senantiasa dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan buka dan menta'khirkan sahur" (H.R. Ahmad).

Rasulullah saw. juga bersabda, "Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya".

Ibn Arabi dalam kitab Futuhat al-Makkiyyah menyebutkan, kegembiraan saat berbuka adalah kegembiraan ruh hewani manusia, sedangkan kegembiraan bertemu Rabb adalah kegembiraan untuk jiwa rasionalnya.

Selama Ramadan, umat Islam juga berkesempatan untuk memperbaiki salatnya, terutama dalam mengerjakan salat pada awal waktu. Adanya sahur mempermudah seorang muslim untuk langsung salat subuh. Adanya berbuka juga dapat membuat seorang muslim tertib dalam salat maghrib.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah saw. bersabda, "amalan yang paling afdal adalah mendirikan salat lima waktu pada awal waktu" (H.R. Tirmidzi).

Salat sendiri adalah tiang agama sekaligus inti semua perkara dalam Islam. Perintah mengerjakan salat 5 waktu didapatkan Rasulullah saw. dalam peristiwa Miraj, ketika beliau dinaikkan dari bumi ke sidratul muntaha, yang menunjukkan betapa mulia kadar ibadah tersebut.

Allah berfirman dalam Surah Hud:114, "Dan laksanakanlah salat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah)."

Doa Buka Puasa


Dengan mengetahui jadwal buka puasa di Kab. Agam, umat Islam akan lebih mudah dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, adanya keterangan waktu buka akan membuat umat Islam bisa mensegerakan untuk membatalkan puasa. Pada umumnya doa buka puasa yang dibaca umat Islam adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ. Artinya, "Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaAllah Ta'ala."


Khasanah Keislaman

Bagi umat muslim di Kab. Agam dapat memperdalam pengetahuan keislaman sepanjang bulan puasa Ramadan 2021. Salah satu contoh khasanah keislaman itu contohnya tentang Doa Sayyidul Istighfar: Bacaan, Arti dan Keutamaannya .

Ramadhan merupakan bulan pengampunan. Banyak amalan-amalan yang dapat dikerjakan agar mendapat ampunan dari Allah SWT, di antaranya disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW: “Barang siapa puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni baginya dosa-dosa masa lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Saat telah berbuat dosa, segeralah bertaubat dengan sungguh-sungguh, perbanyak istigfar, dan berdoa agar Allah mengampuni segala dosa-dosa yang telah kita lakukan, salah satu istigfar yang paling utama atau paling baik adalah Sayyidul Istigfar, berikut bacaannya:

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau,”

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan
DarkLight