Jadwal Buka dan Imsak Kota Denpasar & Kab. Sorong, Senin, 27 Mei 2019

Oleh: Yulaika Ramadhani - 26 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal buka puasa dan imsak di Kota Denpasar dan Kab. Sorong Senin, 27 Mei 2019 penting diketahui umat muslim di kedua daerah.
tirto.id - Umat muslim di Kota Denpasar dan Kab. Sorong pada hari ini Senin, 27 Mei 2019 menjalankan ibadah puasa ke-22 atau bertepatan dengan 22 Ramadan 1440H.

Sembari menunggu bedug buka puasa, umat muslim di Kota Denpasar dapat melakukan ngabuburit. Beberapa tempat ngabuburit di Kota Denpasar antara lain: Mangrove Information Center, Taman Udayana.

Ada makanan dan minuman khas dari daerah ini yang dapat dipakai sebagai menu berbuka puasa, seperti: sate lilit, nasi jinggo, nasi tepeng, sate plecing, tum ayam, komoh, rujak bulung, sate kakul, lawar.

Apabila memasuki waktu azan sholat maghrib berkumandang, umat muslim di daerah Kota Denpasar dapat melakukan ibadah sholat maghrib. Beberapa masjid di Kota Denpasar yang dijadikan tempat solat maghrib antara lain di Masjid Raya Ukhuwwah, Masjid Al-Ikhlas, Masjid Darul Huda. Masjid-masjid itu dapat ditemukan di Jl. P. Kalimantan No. 19, Dusun Titih Kelod, Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat. Kode Pos 80112, Jl. Gunung Batu Karu No. 92, Jl. Letda Ngurah Putra No. 11, Br. Yangbatu Kauh, Dangin Puri Kelod Denpasar.

Demikian pula ketika menjelang imsakiyah atau memasuki waktu ibadah sholat subuh, umat muslim di Kota Denpasar dapat menggunakan masjid-masjid untuk beribadah.

Untuk lebih jelasnya, berikut jadwal buka dan imsak di Kota Denpasar :







Masyarakat di Kab. Sorong juga memiliki tempat favorit untuk ngabuburit. Beberapa tempat ngabuburit di Kab. Sorong antara lain; Masjid Raya Al Akbar Sorong.

Sementara untuk umat muslim di Kab. Sorong sering ngabuburit dengan menyantap makanan atau minuman Makanan laut, Papeda, Kue Lontar, Abon Gulung, Udang Selingkuh, Keripik Keladi saat berbuka atau pun makan sahur.

Untuk lebih jelasnya, berikut jadwal buka dan imsak di Kab. Sorong:







Selain jadwal imsak, umat muslim juga senantiasa memahami keutamaan sholat tarawih seperti diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang mengenai fadhilah (keutamaan) sholat tarawih di bulan Ramadhan, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam Ramadan ke-22 adalah terbebaskan dari duka-cita ketika di hari kiyamat nanti.

Sebagai pelengkap ibadah di bulan Ramadan, berikut tausiah harian yang dikutip dari situs Nahdatul Ulama:

Bagaimana hukumnya jika dalam bulan Ramadan seseorang berniat melakukan puasa lain selain puasa Ramadan sehingga masing-masing niatnya bisa digabung?

Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’, Syarah al-Muhadzab menjelaskan pada bulan Ramadan tidak sah melakukan puasa apa pun kecuali hanya untuk puasa Ramadan.

“Asy-Syafi’i dan murid-muridnya rahimahumullah mengatakan bulan Ramadan hanya boleh untuk puasa Ramadan. Pada bulan ini tidak diperkenankan puasa selainnya. Baik itu bagi orang yang sedang di rumah atau dalam bepergian, orang sakit, orang yang mempunyai tanggungan puasa kafarat, nazar, qada, puasa sunah, atau puasa mutlak. Semuanya tidak sah. Baik puasa yang ia kehendaki maupun puasa Ramadannya itu sendiri juga tidak sah. Demikian redaksi tekstualnya sebagaimana yang diyakini para murid Imam Syafi’i dari beberapa riwayat kecuali Imam al-Haramain.”

Mengapa bisa demikian?

Masih dalam kitab yang sama, Imam Nawawi mengatakan:

“Karena bulan itu hanya miliknya Ramadan, maka tidak sah puasa apapun selain Ramadan itu sendiri.”

Penulis: Ahmad Mundzir

Sumber: NU Online http://www.nu.or.id/post/read/90698/saat-bulan-ramadhan-bolehkah-sekaligus-berniat-puasa-lain

EMBED_NU

Baca juga artikel terkait JADWAL SHOLAT atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - )

Reporter: Yulaika Ramadhani
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH