Berita Internasional Terkini

Israel Serang Suriah di Pelabuhan Latakia Lewat Udara, Ada Apa?

Penulis: Alexander Haryanto - 8 Des 2021 12:58 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pesawat tempur terbang di atas Laut Mediterania dan menembakkan beberapa rudal ke halaman kontainer pelabuhan.
tirto.id - Media pemerintah Suriah melaporkan, Israel melakukan serangan udara di pelabuhan Latakia di Suriah pada Selasa, 7 Desember 2021. Insiden itu menyebabkan kebakaran di area penyimpanan peti kemas.

Seperti disiarkan Reuters, juru bicara militer Israel menolak berkomentar atas laporan itu. Sedangkan media Suriah mengatakan, tidak ada korban dalam serangan itu.

Gubernur Latakia, Ismail Hilal mengatakan, petugas pemadam kebakaran sudah memadamkan kobaran api dan mereka sedang mendinginkan lokasi.

Kantor berita SANA menyatakan, "agresi udara" itu dilakukan Israel pada pukul 01.23 pagi. Mereka menembakkan rudal dan menyasar lokasi penyimpanan kontainer di pelabuhan sehingga membakar beberapa barang.

Berdasarkan gambar yang diunggah SANA, terdapat api dan asap di area kontainer. Selain itu, ada pula truk pemadam kebakaran di tempat kejadian.

Sementara itu, sebuah sumber mengatakan, Israel pertama kali menyerang fasilitas di pantai Mediterania Suriah. Itu adalah pelabuhan komersial utama Suriah bernama Latakia yang membawa sejumlah kargo dari Iran.


Israel Serang Suriah
Dalam foto yang dirilis oleh kantor berita resmi Suriah SANA ini, menunjukkan kontainer yang rusak di lokasi serangan rudal, di pelabuhan kota pesisir Latakia, Suriah, Selasa, 7 Desember 2021. Militer Suriah mengatakan pesawat tempur Israel menembakkan rudal tersebut. rudal yang menyebabkan kebakaran tanpa menimbulkan kerugian manusia. (SANA via AP)


Sebagaimana dilaporkan BBC, sumber militer Suriah mengatakan pesawat-pesawat tempur itu terbang di atas Laut Mediterania dan menembakkan beberapa rudal ke halaman kontainer pelabuhan.

Menurut kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), rudal itu menargetkan tempat pengiriman senjata Iran. Namun demikian, militer Israel belum memberikan komentar atas insiden itu.

SOHR yang berbasis di Inggris dan memantau perkembangan Suriah lewat jaringan melaporkan, serangan itu telah memicu serangkaian ledakan dan menyebabkan kerugian material yang besar.

"Tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang berkobar di halaman peti kemas pelabuhan karena agresi Israel," kata gubernur provinsi Latakia, Amer Ismail Hilal.

Pada 24 November lalu, media pemerintah Suriah melaporkan dua warga sipil tewas dala serangan Israel di provinsi Homs. Menurut SOHR, jumlah korban tewas mencapai empat orang dalam serangan rudal.

Dalam pemberitaan baru-baru ini, pasukan keamanan Israel dilaporkan menembak mati seorang pria Palestina di Yerusalem timur. Menurut keterangan polisi, pria tersebut menikam seorang warga sipil Israel dan mencoba menyerang polisi.

France 24 melaporkan, penyerang itu memakai pisau untuk menikam seorang pria di dekat Gerbang Damaskus dan "berusaha menikam seorang petugas polisi perbatasan".


Baca juga artikel terkait BOM SURIAH atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight