Info Pendaftaran TNI AD 2022 Taruna Akmil: Jadwal dan Syarat Daftar

Penulis: Addi M Idhom - 11 Jan 2022 20:00 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Berikut info pendaftaran TNI AD 2022 untuk penerimaan calon Taruna Akmil. Jadwal pendaftaran Taruna Akmil 2022 dibuka 1 Januari-16 Mei.
tirto.id - Pendaftaran TNI AD 2022 untuk penerimaan calon Taruna Akmil sudah dibuka di bulan Januari 2022. Pembukaan rekrutmen calon Taruna Akmil TNI AD 2022 itu bersamaan dengan dimulainya pendaftaran tamtama dan bintara di Angkatan Darat.

Jadwal pendaftaran calon Taruna Akmil TNI AD 2022 selama 4,5 bulan. Pendaftaran online dimulai sejak tanggal 1 Januari 2022 dan akan ditutup setelah 16 Mei mendatang. Pendaftaran ini dibuka bagi peserta pria dari kategori reguler.

Sementara itu, keseluruhan proses seleksi calon Taruna Akmil TNI AD 2022 diagendakan memakan waktu selama 7 bulan. Para calon Taruna Akmil TNI AD 2022 yang lolos seleksi bakal mulai menjalani pendidikan pada tanggal 1 Agustus tahun ini.


Berikut detail info jadwal pendaftaran Calon Taruna Akmil TNI AD 2022, persyaratan, hingga link pengumuman.

1. Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Calon Taruna Akmil TNI AD 2022

  • Jadwal pendaftaran online: 1 Januari s.d 16 Mei 2022
  • Jadwal daftar ulang dan validasi: 17 s.d 27 Mei 2022
  • Pengecekan awal: 30 Mei s.d 10 Juni 2022
  • Parade dan pengumuman: 14 Juni 2022
  • Rik/uji tk. Panda: 20-27 Juni 2022
  • Pengumuman Panda: 29 Juni 2022
  • Calon Tiba di Panpus: 7 Juli 2022
  • Arahan Aspers: 8 Juli 2022
  • Rik/uji tk. Pusat: 11 s.d. 18 Juli 2022
  • Pengumuman hasil seleksi: 28 Juli 2022
  • Pembukaan pendidikan: 1 Agustus 2022.

2. Syarat Pendaftaran Calon Taruna Akmil TNI AD 2022

a. Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia;
  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  • Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Republik Indonesia Tahun 1945;
  • Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 1 Agustus 2022;
  • Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh POLRI (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi);
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

b. Persyaratan Lain

-Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.

-Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sesuai tahun kelulusan, seperti perincian di bawah ini

  • Lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA dan IPS, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,50 dan IPS dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 42,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2020, khusus program IPA, dengan nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60.
  • Lulusan SMA/MA tahun 2020, khusus program IPS, dengan nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi minimal 75 dan tidak ada nilai di bawah 60.
  • Lulusan SMA/MA tahun 2021, program IPA dan IPS nilai rata-rata raport dati kelas X s.d. XII terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 75 dan tidak ada nilai dibawah 65;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2022, program IPA dan IPS nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.

-Memiliki tinggi badan minimal 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

-Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 tahun setelah selesai pendidikan pertama.

-Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.

-Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

-Mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi: Administrasi; Kesehatan; Jasmani; Litpers; Psikologi; dan Akademik.

c. Persyaratan tambahan.

  • Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apa pun, kapan pun dan di mana pun.
  • Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  • Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung. Bagi yang terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
  • Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

3. Materi Seleksi Calon Taruna Akmil TNI AD 2022

a. Materi Pengecekan awal:

  • Administrasi
  • Kesehatan I
  • Jasmani (Lari 12 menit, Pull Up, Renang 50 Meter, Pemeriksaan postur tubuh,
  • Parade (menentukan calon untuk mengikuti Rik Psikologi).

b. Materi Pemeriksaan/Uji Panda:

  • Administrasi
  • Kesehatan II
  • Pemeriksaan/Uji Jasmani (Garjas A, B, renang, dan postur)
  • Litpers
  • Psikologi
  • Sidang Panda.

c. Pemeriksaan/Uji Pusat

  • Administrasi
  • Kesehatan III
  • Jasmani
  • Litpers
  • Psikologi II (Psikologi Lapangan)
  • Akademik
  • Sidang Panpus.

4. Link Pengumuman Penerimaan Calon Taruna Akmil TNI AD 2022

Informasi lebih lengkah mengenai penerimaan Calon Taruna Akmil TNI AD 2022 bisa dicek melalui tautan berikut di bawah ini:

Link Pengumuman Rekrutmen Taruna Akmil TNI AD 2022.

Baca juga artikel terkait REKRUTMEN TNI AD atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight