Info Gunung Merapi Hari Ini 7 Juni 2021: 59 Kali Gempa Guguran

Oleh: Alexander Haryanto - 7 Juli 2021
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi hari ini mengalami 59 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-35 mm dan lama gempa 7-100 detik
tirto.id - Aktivitas Gunung Merapi hari ini, Rabu, 7 Juli 2021 berdasarkan pengamatan pukul 12.00-18.00 WIB, mengalami 59 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-35 mm dan lama gempa 7-100 detik.

Seperti dilaporkan laman magma.esdm.go.id, Gunung Merapi mengalami 4 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-6 mm, dan lama gempa 12-18 detik. Kemudian mengalami 39 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-25 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 5-10 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur dan barat.

Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur dan barat.

Klimatologi

Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur dan barat. Suhu udara sekitar 17-23°C. Kelembaban 65-88%. Tekanan udara 568-708 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 59 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-35 mm dan lama gempa 7-100 detik.
  • 4 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-6 mm, dan lama gempa 12-18 detik.
  • 39 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-25 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 5-10 detik.
  • 22 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 35-75 mm, dan lama gempa 9-32 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 75 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 67 detik.


Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Penyelia: Iswara N Raditya
DarkLight