Info Gunung Merapi: 90 Kali Gempa & Luncurkan Awan Panas 1.700 M

Oleh: Alexander Haryanto - 12 Agustus 2021
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi hari ini mengalami 90 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-22 mm dan lama gempa 17-97 detik.
tirto.id - Gunung Merapi hari ini, Kamis 12 Agustus 2021 berdasarkan pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB mengalami 90 kali gempa guguran, 4 kali gempa hembusan, 1 kali gempa low frequency, 20 kali gempa hybrid/fase banyak, 18 kali gempa vulkanik dangkal dan 1 kali gempa tektonik jauh.

Selain itu, sebagaimana berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Gunung Merapi hari ini juga tercatat dua kali mengeluarkan awan panas guguran.

Pada pukul 13.28 WIB, Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan amplitudo 30 mm dan durasi 144 detik. Cuaca kabut, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

Kemudian pada pukul 15.28 WIB meluncurkan awan panas guguran dengan amplitudo 32 mm dan durasi 125 detik. Estimasi Jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

Berikut adalah aktivitas Gunung Merapi seperti dilaporkan laman magma.esdm.go.id Kamis 12 Agustus 2021 pukul 06.00-12.00 WIB.


Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur.

Klimatologi

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara sekitar 20-28°C. Kelembaban 57-77%. Tekanan udara 655-720 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 90 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-22 mm dan lama gempa 17-97 detik.
  • 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-12 mm, dan lama gempa 8-14 detik.
  • 1 kali gempa low frequency dengan amplitudo 8 mm, dan lama gempa 10 detik.
  • 20 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-17 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 7-12 detik.
  • 18 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 15-75 mm, dan lama gempa 8-34 detik.
  • 1 kali gempa tektonik Jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P 6.9 detik dan lama gempa 40 detik.

Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Penyelia: Iswara N Raditya
DarkLight