Indonesia-Singapura Sepakati Kerja Sama Swap Senilai $10 Miliar

Oleh: Damianus Andreas - 12 Oktober 2018
“Kerja sama ekonomi menjadi fokus saya dan Perdana Menteri Lee (Lee Hsien Loong). Saya sambut baik kerja sama ini,” kata Presiden Joko Widodo.
tirto.id - Indonesia dan Singapura sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi. Salah satu bentuk kesepakatannya ialah pengelolaan likuiditas valuta asing secara bilateral antara Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS).

Kerja sama keuangan itu bakal mencakup repo dan perjanjian swap dengan mata uang lokal. Total nilai dari kesepakatan itu ditaksir mencapai 10 miliar dolar AS.

“Kerja sama ekonomi menjadi fokus saya dan Perdana Menteri Lee (Lee Hsien Loong). Saya sambut baik kerja sama ini,” kata Presiden Joko Widodo di The Laguna Nusa Dua, Bali pada Kamis (11/10/2018).

Kesepakatan tersebut sekaligus memperkuat kerja sama serupa yang pernah diteken pada 18 November 1995. Kala itu, total nilai yang disepakati antara Indonesia dan Singapura ialah sebesar 1 miliar dolar AS.

Menurut rencana, kedua negara akan melakukan finalisasi serta mengumumkan detail dari kesepakatan ini dalam waktu dekat. Baik Jokowi maupun Lee mengklaim kerja sama ini menjadi bukti bahwa hubungan kedua negara erat serta masing-masingnya memiliki komitmen untuk menjaga stabilitas dan pengembangan ekonomi di Asia Tenggara.

Tak hanya terkait kebijakan moneter, Indonesia dan Singapura juga menyepakati ihwal transportasi untuk mendukung pariwisata dan suntikan dana berupa investasi di bidang teknologi finansial (fintech).

Jokowi mengatakan sejumlah rute penerbangan seperti Singapura-Toba dan Singapura-Belitung, akan dibuka. Sementara itu, kapal pesiar dari Singapura dapat melakukan perjalanan sampai ke Bali Utara hingga kembali ke Bintan.

“Lebih lanjut, saya dan Perdana Menteri Lee pun sepakat untuk terus mendorong kerja sama dalam bidang ekonomi digital. Kerja sama digital dan e-commerce terus ditingkatkan, termasuk dalam pengembangan fintech, industri 4.0, maupun pembangunan Kendal Industrial Park,” jelas Jokowi.


Baca juga artikel terkait PERTEMUAN IMF atau tulisan menarik lainnya Damianus Andreas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Maya Saputri