Indef: Jokowi Perlu Rombak Kabinet Agar Investor Tak Menunggu Lama

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 3 Juli 2019
Berly mengatakan, Jokowi harus segera melakukan perombakan kabinet agar investor tidak menunggu terlalu lama.
tirto.id - Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Berly Martawardaya menilai Presiden Joko Widodo perlu segera melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.

Hal tersebut disampaikan Berly kepada wartawan saat ditemui di Hotel Milenium Sirih usai diskusi bertajuk “Memilih Kabinet dan Kebijakan Presiden Jokowi Periode 2” pada Rabu (3/7).

Sebaiknya, menurut Berly, perombakan kabinet ini dilaksanakan pada bulan Juli ini karena KPU sudah mengumumkan Jokowi sebagai presiden terpilih untuk periode 2019-2024.

Berly mengatakan, langkah ini harus segera dilakukan agar investor tidak menunggu terlalu lama. Sebab, menurut dia, para pengusaha sedang menanti siapa orang-orang yang akan menduduki kursi tim ekonomi di kementerian.

“Kalau bisa reshuffle bulan ini ya. Kalau sampai pelantikan dan seterusnya ada yang kurang bagus bisa diganti lagi. Jadi pengusaha tidak menunggu,” ucap Berly.

Namun, Berly belum dapat menyebutkan spesifik pada kementerian mana saja yang memerlukan penggantian ini. Yang pasti, ia menilai, semua kementerian tetap perlu dievaluasi.

Secara umum, kata Berly, jajaran menteri pada tahun ini sudah bekerja lebih baik dari pada masa awal kepemimpinan Jokowi. Namun, sejumlah cibiran dan peringatan Jokowi misalnya terkait investasi dan ekspor yang belum tercapai tetap sebaiknya tak diabaikan.

“Saya kira semua perlu dievaluasi. Bisa dilanjutkan tapi tidak berarti di tempat yang sama. Kalau dia tugas di sektor itu sudah tercapai bisa pindah ke kementerian lain,” ucap Berly.


Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight