Pendidikan Kewarganegaraan

Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Pertahanan

Kontributor: Ai'dah Husnala Luthfiyyah Ans, tirto.id - 29 Sep 2021 18:00 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan pertahanan keamanan akan menciptakan/ menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.
tirto.id - Wawasan Nusantara merupakan cara pandang serta sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang sangat beragam dan strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah untuk mencapai suatu tujuan nasional.

Secara etimologis, Wawasan Nusantara berasal dari dua kata, yakni ‘wawasan’dan ‘Nusantara’. Wawasan berasal dari kata ‘wawas’ yang berarti lihat.

Kemudian, Nusantara berasal dari kata ‘nusa’ yang berarti pulau atau kesatuan kepulauandan 'antara’ yang artinya menunjukkan letak antara dua unsur.

Wawasan Nusantara menurut Prof. Wan Usman dalam Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X (2017) adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.

Secara sederhana, Wawasan Nusantara berarti cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya.

Wawasan Nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menangani permasalahan terkait kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagaimana disebutkan dalam Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X (2017), berikut penerapan Wawasan Nusantara dalam aspek-aspek kehidupan nasional terkait dengan kehidupan dan pergaulan dalam bermasayaraka, berbangsa, dan bernegara.

1. Ideologi

Dalam strategi pembinaan ideologi, berikut adalah beberapa prinsip yang harus diperhatikan.

  1. Ideologi harus diaktualisasi dalam bidang kenegaraan oleh WNI.
  2. Ideologi ditanamkan pada seluruh WNI.
  3. Ideologi sebagai panglima.
  4. Ideologi dikembangkan ke arah keterbukaan dan kedinamisan.
  5. Ideologi Pancasila sebagai alat untuk menyejahterakan dan mepersatukan masyarakat.
  6. Kalangan elit eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus melaksanakan GBHN dengan mengedepankan kepentingan bangsa.
  7. Menumbuhkan sikap positif terhadap warga negara untuk mewujudkan cita-cita bangsa.
2. Politik

Upaya untuk meningkatkan ketahanan politik merupakan upaya untukmenciptakan keseimbangan dan keserasian atau keluaran dan masukan berdasarkan Pancasila.

3. Ekonomi

Upaya meningkatkan ketahanan ekonomi adalah upaya meningkatkan kapasitas produksi dan kelancaran barang dan jasa secara merata ke seluruh wilayah negara yang diarahkan untuk kemakmuran rakyat. Ekonomi kerakyatan harus menghindari free fight liberalism, etatisme, dan monopoli.

4. Sosial Budaya

Esensi ketahanan budaya adalah pengaturan dan penyelenggaraan kehidupan sosial budaya sehingga dapat mengembangkan kemampuan pribadi dengan segenap potensi berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

5. Pertahanan dan Keamanan

Penerapan Wawasan Nusantara dalam kehidupan pertahanan menjadi sebuah upaya keuletan dan ketangguhan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadai dan mengatasi ATHG yang dapat membahayakan identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Prinsip-prinsip Sistem Ketahanan Nasional antara lain sebagai berikut.

  • Bangsa Indonesia cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan.
  • Pertahanan keamanan berlandasan pada landasan ideal Pancasila, landasan konstitusional UUD 1945, dan landasan visional Wawasan Nusantara.
  • Pertahanan keamanan negara merupakan upaya terpadu yang melibatkan segenap potensi dan kekuatan nasional.
  • Pertahanan dan keamanan diselenggarakan dengan sistem pertahanan dan keamanan nasional (Sishankamnas) dan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).
Diterapkannya Wawasan Nusantara dalam kehidupan pertahanan dan keamanan akan menumbuhkan kesadaran cinta tanah air.

Lebih lanjut, membentuk sikap bela negara pada setiap warga negara Indonesia.

Tumbuhnya kesadaran dan sikap cinta tanah air serta bela negara ini akan menjadi modal utama penggerak dalam mengatasi setiap bentuk ancaman yang dapat membahayakan keselamatan bangsa dan kedaulatan negara.

Adapun peran serta dalam penerapan asas-asas Wawasan Nusantara diperlukan adanya kesamaan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak dalam seluruh proses penyelenggaraan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam mengisi pembangunan.


Baca juga artikel terkait PERTAHANAN KEAMANAN atau tulisan menarik lainnya Ai'dah Husnala Luthfiyyah Ans
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ai'dah Husnala Luthfiyyah Ans
Penulis: Ai'dah Husnala Luthfiyyah Ans
Editor: Dhita Koesno

DarkLight