IMOS 2018: AHM Bawa Dua Motor Konsep dan Umumkan Harga Forza 250

Oleh: Yudistira Perdana Imandiar - 1 November 2018
AHM umumkan harga resmi Honda Forza 250 Rp76,5 juta (on the road Jakarta).
tirto.id - Dua motor konsep, Honda Project G dan PCX Elektrik dibawa PT Astra Honda Motor (AHM) ke ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta. AHM ingin melihat respon masyarakat terhadap kehadiran dua motor tersebut.

Motor Honda Project G merupakan skuter matik kompak dengan dimensi bodi setara Honda Scoopy. Di IMOS 2018, motor itu hadir dalam keadaan “kosong”, dalam artian belum memiliki spesifikasi mesin dan fitur tetap.

AHM menerangkan, Project G disiapkan untuk menjadi model baru di kelas skutik. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai waktu produksi motor tersebut.

“Makanya kami pada kesempatan Imos kali ini memperkenalkan produk konsep project G. Kita mempelajari animo masyrakat terhadap produk konsep ini,” ujar Direktur Marketing PT AHM Thomas Wijaya, Rabu (31/10/2018). “Kita belum ada detail teknologinya atau speknya seperti apa,” Lanjut Thomas.

Pun demikian dengan Honda PCX Elektrik yang masih berwujud purwarupa. Menurut Thomas, masih butuh waktu untuk memproduksi dan memasarkan motor listrik di Indonesia, salah satunya terkait infrastruktur untuk pengisian daya dan penanganan limbah motor listrik.

“Untuk PCX Elektrik hari ini (AHM) menyampaikan produk konsep. Kita saat ini sudah dalam proses finalisasi. Banyak proses (yang berjalan) di manufacturing, kita juga mamu melihat animo masyarakat, (meminta) masukan-masukannya kalau memang teknologi listrik ini (ada di Indonesia) akan seperti apa. “ kata Thomas.

Di IMOS 2018, AHM juga mengumumkan harga resmi Honda Forza 250. Skutik bongsor yang diimpor utuh dari Thailand itu dijual seharga Rp76,5 juta (on the road Jakarta). Unit motor akan didistribusikan ke konsumen mulai awal bulan November 2018.


Baca juga artikel terkait IMOS 2018 atau tulisan menarik lainnya Yudistira Perdana Imandiar
(tirto.id - Otomotif)

Reporter: Yudistira Perdana Imandiar
Penulis: Yudistira Perdana Imandiar
Editor: Yantina Debora