IKAPPI Sebut 1.323 Pedagang Pasar Positif Corona, 41 Meninggal

Oleh: Riyan Setiawan - 7 Agustus 2020
IKAPPI melaporkan sebanyak 1.323 pedagang pasar di Indonesia dinyatakan positif COVID-19 per Kamis (6/8/2020).
tirto.id - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) melaporkan sebanyak 1.323 pedagang pasar dinyatakan positif COVID-19 per Kamis (6/8/2020). Sejumlah pedagang itu berada di 92 kabupaten/kota serta 27 provinsi se-Indonesia.

Jumlah pedagang tersebut bertambah sebanyak 72 kasus dari rilis sebelumnya, 24 Juli 2020 sebanyak 1.251 orang. Pasar yang paling banyak ditemukan kasus positif yaitu di Pasar Youtefa, Papua sebanyak 115 pedagang.

"[Ada] 41 kasus pedagang meninggal dunia," kata Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2020).

Korban yang meninggal bertambah sebanyak 4 kasus dari rilis sebelumnya, 24 Juli 2020 yaitu 37 orang. Kasus penambahan meninggal terjadi di Pasar Sepinggan 2 orang, Pasar Muara Lapak 1 orang, dan Pasar Baru 1 orang.

Agar dapat mencegah penyebaran virus corona di pasar, IKAPPI terus mendorong pemerintah agar lebih serius dalam mencegah dan meningkatkan penanganan COVID-19 di pasar tradisional.

Dalam langkah pencegahan COVID-19 di pasar tradisional, IKAPPI mendorong pemerintah untuk terus memperkuat protokol kesehatan: Menggunakan masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak atau 3 M.

Selain itu, pemerintah juga diminta untuk melakukan penyemprotan disinfektan di pasar secara berkala, yakni ketika jam operasional pasar di tutup dan setelah ditemukan kasus positif COVID-19.

"Ini terus memperkuat dorongan kita terhadap pola kebersihan pasar tradisional pola penyemprotan desinfektan secara berkala," tuturnya.

Kemudian, IKAPPI juga mengimbau kepada para pedagang serta masyarakat bahwa pandemi COVID-19 ini belum berakhir. Maka dari itu, diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan 3 M.

"Kami berharap upaya ini bisa dilakukan secara bersama-sama dan dapat menjaga agar pasar tetap aman, tetap bersih, tetap sehat, pedagang juga sehat dan kembali dapat meningkatkan perekonomian mereka," imbuhnya.


Baca juga artikel terkait PANDEMI CORONA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Maya Saputri
DarkLight