IHSG Ditutup Merosot 0,21 Persen, 7 Sektor Justru Kompak Menguat

Reporter: Dwi Aditya Putra, tirto.id - 27 Sep 2022 15:48 WIB
Dibaca Normal 1 menit
IHSG ditutup melemah pada perdagangan Selasa (27/9/2022). Berdasarkan pantauan terdapat tujuh indeks sektoral justru menguat.
tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (27/9/2022). IHSG berada di level 7.112 (- 0,21 persen). Level tertinggi hari ini tercatat pada posisi 7.133. Sementara itu, level terendah indeks tercatat di 7.075.

Mengutip RTI Business, secara keseluruhan tercatat 279 saham menguat, 263 saham melemah, dan 147 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.360 triliun dengan nilai transaksi tembus Rp13,69 triliun.

Meski melemah, berdasarkan pantauan terdapat tujuh indeks sektoral justru menguat. Peningkatan tertinggi terjadi pada sektor energi melejit 1,38 persen. Diikuti sektor properti dan real estat menguat 0,64 persen.

Selain itu penguatan juga terjadi pada sektor teknologi 0,44 persen, sektor transportasi dan logistik menanjak 0,43 persen, sektor infrastruktur naik 0,36 persen, sektor kesehatan menguat 0,28 persen, dan sektor perindustrian naik 0,25 persen.

Sementara empat sektor berakhir di zona merah bersama dengan IHSG. Diantaranya sektor barang baku terjun 0,96 persen, sektor keuangan melorot 0,34 persen, sektor barang konsumsi nonprimer turun 0,32 persen, dan sektor barang konsumsi primer melemah 0,29 persen.

Top gainers hari ini adalah:

- PT Kota Satu Porperti Tbk (SATU) naik Rp14 atau 20,59 persen ke Rp82

- PT Sejahtera AnugrahjayaTbk (SRAJ) naik Rp22 atau 15,60 persen ke Rp163

- PT Net Visi Media Tbk (NETV) naik Rp24 atau 10,81 persen ke Rp246.

IHSG sebelumnya dibuka melemah pada perdagangan Selasa (27/9/2022) pagi pukul 09.00 WIB pada angka 7.123 (-0,06). Sementara posisi tertinggi mencapai 7.128 dan posisi terendah ada di level 7.115.

Mengutip RTI Business, nilai transaksi IHSG pagi ini sudah Rp213 miliar dengan capital market Rp9.380 triliun. Selain itu, setidaknya ada 94 saham yang bergerak menguat dan 65 saham melemah. Sementara 231 sisanya stagnan.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christopher mengatakan, candlestick membentuk lower high dan lower low menguji support MA 50, stochastic bergerak di sekitar area oversold mengindikasikan rentang pelemahan mulai terbatas.

"Pergerakan akan dipengaruhi fluktuasi nilai tukar Rupiah. Sementara dari global investor akan mencermati pidato dari ketua The Fed terkait perekonomian," kata dia dalam risetnya.


Baca juga artikel terkait IHSG DITUTUP MELEMAH atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight