Menuju konten utama

HPE Pertambangan Juni 2022, Komoditas Alami Penurunan

Merosotnya harga komoditas pertambangan didorong menurunnya permintaan atas komoditas produk pertambangan di pasar dunia.

HPE Pertambangan Juni 2022, Komoditas Alami Penurunan
Foto udara lokasi pertambangan galian C di pesisir Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/2/2022). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.

tirto.id - Harga beberapa komoditas pertambangan pada Juni 2022 menunjukan penuruan, dibandingkan pada periode sebelumnya yang mengalami kenaikan. Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Veri Anggrijono menjelaskan, merosotnya harga didorong menurunnya permintaan atas komoditas produk pertambangan di pasar dunia.

"Sebagian besar komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar, yakni konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat pasir besi, konsentrat ilmenit, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian menunjukkan penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (2/6/2022).

Dampaknya analisis penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan BK untuk periode Juni 2022. Ketentuan HPE periode Juni 2022 ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertambangan Yang Dikenakan Bea Keluar.

"Dikarenakan terjadinya penurunan permintaan atas produk pertambangan tersebut di pasar dunia. Di sisi lain, harga komoditas konsentrat mangan dan konsentrat rutil mengalami kenaikan harga. Sementara itu, untuk komoditas pellet konsentrat pasir besi masih tetap tidak mengalami perubahan," bebernya.

Dia merinci produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode bulan Juni 2022 yaitu konsentrat mangan dengan harga rata-rata USD 227,05/WE atau naik sebesar 2,42 persen. Selanjutnya, konsentrat rutil dengan harga rata-rata sebesar USD 1.590,84/WE atau naik sebesar 2,2 persen.

Sedangkan produk pertambangan yang mengalami penurunan harga rata-rata pada periode bulan Juni 2022 adalah konsentrat tembaga dengan harga rata-rata sebesar USD 3.458,54/WE atau turun sebesar 5,89 persen. Konsentrat besi dengan harga rata-rata sebesar USD 122,37/WE atau turun sebesar 9,56 persen. Selain itu konsentrat besi laterit dengan harga rata-rata sebesar USD 62,53/WE atau turun sebesar 9,56 persen.

Selanjutnya, konsentrat timbal dengan harga rata-rata sebesar USD 915,37/WE atau turun sebesar 8,50 persen. Konsentrat seng dengan harga rata-rata sebesar USD 1.115,44/WE atau turun sebesar 6,52 persen konsentrat pasir besi dengan harga rata-rata sebesar USD 73,07/WE atau turun sebesar 9,56 persen.

Lalu konsentrat ilmenit dengan harga rata-rata sebesar USD 497,23/WE atau turun sebesar 1,79 persen dan bauksit yang telah dilakukan pencucian dengan harga rata-rata sebesar USD 39,58/WE atau turun sebesar 14,90 persen.

Sementara itu, pellet konsentrat pasir besi dengan harga rata-rata USD 117,98/WE masih tetap, atau tidak mengalami perubahan. Sebagaimana periode-periode sebelumnya, penetapan HPE produk pertambangan periode Juni 2022 ini dilakukan dengan meminta masukan tertulis dari instansi teknis terkait yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sedangkan sebagai dasar perhitungan usulan harga diperoleh dari beberapa sumber, yakni Asian Metal, Iron Ore Fine Australian, dan London Metal Exchange (LME). HPE ditetapkan setelah dilakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, yakni Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca juga artikel terkait PERTAMBANGAN atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Intan Umbari Prihatin