Hospital Playlist Ep 12 Raih Rating Tinggi, Apa yang Menarik?

Oleh: Yulaika Ramadhani - 29 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
Beberapa alasan mengapa Anda direkomendasikan untuk menyimak serial Hospital Playlist.
tirto.id - Hospital Playlist episode 12 sukses meraih rating 14,1 persen. Angka ini naik sekitar 1 poin dari episode sebelumnya, yang memperoleh rating 13,1 persen, demikian dikutip dari Soompi.

Serial drama Korea Hospital Playlist semakin digemari banyak orang setiap minggunya. Tidak hanya didukung oleh tim penulis dan sutradara yang mumpuni, Hospital Playlist juga memperlihatkan akting baik dari para pemain.

Walaupun serial ini cenderung singkat, berikut adalah enam alasan mengapa Anda direkomendasikan untuk menyimak serial Hospital Playlist.


1. Karakter dengan kepribadian yang beragam

Persahabatan dan karakter kelima dokter di Hospital Playlist merupakan inti dari serial ini. Meskipun mereka semua adalah dokter yang baik dan peduli dengan pasiennya, kepribadian mereka sangat berbeda dari satu sama lain: Lee Ik-jun (Cho Jung-seok) yang humoris, Ahn Jeong-won (Yoo Yeon-seok) yang berhati besar, Chae Song-hwa (Jeon Mi-do) yang tenang, Kim Jun-wan (Jung Kyung-ho) yang suka berbicara apa adanya, dan dan Yang Seok-hyeong (Kim Dae-myeung) yang canggung.

Di luar lima karakter utama ini, tentunya masih banyak karakter lainnya yang juga dapat mencuri hati Anda ketika mengikuti serial Hospital Playlist.


2. Persahabatan sejati yang tak dapat dipisahkan

Persahabatan antara kelima dokter sudah terjalin selama 20 tahun dan terus berjalan. Beberapa telah mengenal lebih lama karena sudah berteman sejak kecil, seperti Ik-jun dan Jun-wan, serta Jeong-won dan Seok-hyeong.

Sebagai satu-satunya wanita dalam kelompok pertemanan ini, tidak heran apabila di antara mereka ada yang pernah memendam rasa terhadap Song-hwa.

Hebatnya, persahabatan mereka mampu mengalahkan hambatan apapun dan akan selalu ada untuk satu sama lain, seperti ketika salah satu di antara mereka dicurigai memiliki kanker, melewati proses perceraian, ataupun ada anggota keluarga yang sakit. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menunjukkan perhatian, kepedulian, dan dukungan kepada satu sama lain.


3. Bukan drakor medis biasa

Jika Anda bukan penggemar drama medis karena alur ceritanya yang rumit dan cenderung berlebihan, maka Hospital Playlist mungkin bisa menjadi tayangan yang tepat untuk Anda. Pertama, tidak ada politik rumah sakit atau karakter direktur jahat yang bisa membuat Anda geram.

Kedua, Anda tidak perlu menyaksikan adegan gawat darurat yang membuat Anda ikut panik seperti berada di rumah sakit. Ketiga, cerita para pasien tidak terlalu panjang untuk diikuti, dan yang terpenting, Anda juga dapat melihat kehidupan para karakter di luar rumah sakit!


4. Grup band yang menambah semangat

Kelima sahabat memulai kembali grup band mereka setelah rehat selama bertahun-tahun. Dalam setiap sesi latihan band, kita bisa menikmati berbagai lagu nostalgia dan melihat banyak adegan flashback ketika mereka masih muda.

Latihan band ini sangat berarti bagi kelima sahabat tersebut karena bermain musik adalah salah satu cara mereka untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu bersama.


5. Humor yang membuat penonton terhibur

Tak hanya drama yang menyentuh hati, Hospital Playlist juga memperlihatkan berbagai adegan yang lucu, seperti insiden Ik-jun yang tanpa sengaja mengelem kepalanya ketika mengenakan helm Darth Vader.

Serial ini dapat menyeimbangkan momen yang serius dengan selingan komedi ringan yang ditunjukkan lewat masing-masing karakter dan interaksi mereka, serta penampilan para kameo. Anda pasti akan terhibur dengan berbagai momen lucu dan penuh tawa dalam serial ini.


6. Jalan cerita yang tak terduga

Hospital Playlist memungkinkan Anda untuk mengenal para karakter dan kehidupan mereka di setiap episodenya. Jangan heran apabila prediksi Anda di setiap episode selalu salah karena serial ini memiliki alur cerita yang tidak terduga, terutama untuk kisah cintanya.




Baca juga artikel terkait FILM KOREA atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Film)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH
DarkLight