Hasil UNBK SMP 2018: Rata-rata Nilai Turun Kecuali Bahasa Inggris

Oleh: Hendra Friana - 28 Mei 2018
Totok menjelaskan bahwa penurunan nilai UNBK tersebut bukan disebabkan oleh tingkat kesulitan soal, melainkan berkurangnya angka kebocoran
tirto.id - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Totok Supriyanto menyebut bahwa rata-rata nilai UNBK tingkat SMP mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Namun begitu, Totok menjelaskan bahwa penurunan nilai UNBK tersebut bukan disebabkan oleh tingkat kesulitan soal, melainkan berkurangnya angka kebocoran. Hal itu ia sampaikan dalam konferensi Pers hasil UNBK tingkat SMP hari ini (28/5/2018).

"Seperti kita tahu, [jumlah sekolah yang mengadakan] UNBK dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Hasilnya, ketika UNBK naik, hasilnya (nilai) mengalami penurunan. Saya ingin mengatakan bahwa penurunan bukan penurunan riil tapi karena proses koreksi," ujarnya di kantor Kemdikbud.

Berdasarkan data yang ia paparkan, nilai UNBK SMP memang menurun dibandingkan dua tahun sebelumnya, kecuali mata pelajaran bahasa Inggris. Tahun 2016, rata-rata nilai bahasa Inggris adalah 66,5, sementara di 2017 menurun drastis menjadi 49,2. Tahun 2018 ini, kata Totok, "nilainya rata-ratanya 51,32."

Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, rata-rata nilai pada tahun 2016 adalah 78,53. Sedangkan di tahun 2017, rata-rata nilai turun menjadi 70,79.

"Tahun ini [nilai rata-rata nasional Bahasa Indonesia) turun lagi jadi 66,77," papar Totok.

Sementara itu, Totok menyatakan bahwa untuk mata pelajaran Matematika selalu rendah tiap tahunnya. Tahun 2018 ini pun menjadi semakin rendah, dengan nilai rata-rata nasional 31,38. Tahun 2016, nilai rata-rata nasional matematika ada di angka 61,33, dan turun menjadi 52,69 pada 2017.

Untuk nilai IPA, pada tahun 2016 berada di angka 61,33 dan pada tahun 2017 di angka 52,69.

"Nilai rata-rata mata pelajaran IPA tahun ini juga turun yakni 49,18," terangnya.


Baca juga artikel terkait UNBK 2018 atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yulaika Ramadhani