Hasil Tes Urine Roy Kiyoshi Positif Psikotropika

Oleh: Adi Briantika - 8 Mei 2020
Hasil tes urine Roy Kiyoshi positif mengandung zat psikotropika benzodiazepine.
tirto.id - Urine Roy Kiyoshi positif mengandung psikotropika. Hal itu diketahui usai tes kesehatan yang dilakukan setelah penangkapan.

"Saat kami ikutkan tes urine, (hasilnya) positif benzo (benzodiazepine)," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2020). Polisi masih memeriksa Roy hingga hari ini dan belum ada perkembangan lanjutan dari penyidik.

Keluarga Roy juga sempat menjenguknya di polres tersebut. "Kondisinya sangat baik, sehat-sehat dan orang tuanya juga sudah berkunjung," imbuh Vivick. Lelaki itu ditangkap, Kamis (7/5), atas dugaan penyalahgunaan narkoba, di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menyita 21 butir psikotropika dari pria yang bernama asli Roy Kurniawan.

Ada sejumlah pesohor yang dibekuk polisi karena dugaan penyalahgunaan narkoba di tahun ini.

Tio Pakusadewo yang ditangkap pada April. Polisi meringkusnya di rumahnya kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Polisi menyita 18 gram ganja dalam satu bungkus plastik, serta alat isap sabu atau bong. Sementara hasil tes urine positif mengandung methamphetamin dan amphetamin.

Reza Alatas, pesinetron Ganteng-Ganteng Serigala, ditangkap di salah satu kamar hotel kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, 10 April. Polisi menyita 0,25 gram sabu, bong lengkap dengan pipet.

Kemudian ada artis Lucinta Luna, yang ditangkap di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, 10 Februari sekira pukul 01.30 WIB. Ia mendapatkan obat dari rekannya.

Ketika ditangkap, Lucinta bersama dengan DA alias Abas, H, dan N. Ketiganya berstatus saksi dan tidak dijadikan tersangka. Sementara, hasil tes awal indikasi pengonsumsian narkoba menunjukkan terdapat kandungan benzodiazepine, akibat mengganyang psikotropika jenis Tramadol dan Riklona.




Baca juga artikel terkait KASUS NARKOBA SELEBRITAS atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Restu Diantina Putri
DarkLight