Hasil Swiss Open 2019: Agatha/Fadia Kalah, Sektor Ganda Putri Habis

Oleh: Oryza Aditama - 15 Maret 2019
Kekalahan straight game Agatha/Fadia dari pasangan Cina, menjadi hasil laga babak 16 besar Swiss Open 2019.
tirto.id - Perjalanan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ajang Swiss Open 2019 harus terhenti. Mereka menderita kekalahan dari unggulan pertama asal Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan di babak 16 besar.

Bertarung di court-3 St.Jakobshalle Basel, Swiss, Kamis malam (14/3/2019) waktu setempat atau Jumat dini hari (15/3/2019) waktu Indonesia, ganda muda Indonesia itu pun menyerah straight game 17-21, 14-21 dalam waktu 36 menit.

Gim pertama, Agatha/Fadia yang kini (pekan ke-11 BWF) menghuni peringkat 40 dunia tersebut, hanya mampu mengimbangi lawan pada awal permainan saja. Agatha/Fadia sempat tertinggal tipis 5-6, namun sejurus kemudian pasangan Cina yang bertengger di nomor 4 dunia itu melejit dengan raihan sepuluh angka beruntun. Kedudukan pun berubah menjadi 5-16.

Kendati pasangan Indonesia sempat berusaha mati-matian untuk mengejar ketertinggalan mereka, namun set ini mutlak menjadi milik ganda Cina, lewat skor 17-21.

Hampir senada dengan gim pembuka, pada set kedua pun Agatha/Fadia hanya mampu memberikan perlawanan di separuh awal permainan saja. Masuk masa interval, Agatha/Fadia tertinggal tak terlampau jauh 9-11.

Namun selepas itu permainan berjalan dalam kendali pasangan Cina. Ganda putri Cina yang minggu lalu berhasil menjuarai All England 2019 itu pun sukses mengunci kemenangan gim kedua lewat skor 14-21.



Kekalahan Agatha/Fadia di babak 16 besar sekaligus menandai berakhirnya perjuangan seluruh wakil ganda putri Indonesia di turnamen bulu tangkis berkategori World Tour Super 300 tersebut. Hal itu lantaran beberapa saat sebelumnya wakil ganda putri Indonesia yang lain, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, juga menuai hasil minor kala berjumpa unggulan ke-2 asal Bulgaria.

Baca juga artikel terkait SWISS OPEN 2019 atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight