Menuju konten utama

Hasil PON 2016: DKI Jakarta Dominasi Cabang Atletik

Provinsi DKI Jakarta mendominasi perolehan medali dalam cabang olahraga atletik. Hasil klasemen terbaru, Selasa (27/9/2016) pukul 11.00 WIB DKI Jakarta bertengger di posisi pertama cabor atletik dengan memperoleh 14 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu. Di tempat kedua Jawa Barat dengan 6 emas, 10 perak, dan 6 perunggu.

Hasil PON 2016: DKI Jakarta Dominasi Cabang Atletik
Sejumlah pelari mengoper tongkat estafet kepada rekan satu timnya pada final nomor Lari Estafet 4 x 400 Meter Putra PON XIX di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9). im Lari Estafet NTB meraih medali emas dengan catatan waktu tercepat tiga menit 12,78 detik, disusul peraih perak tim Jatim dengan catatan waktu tiga menit 12,94 detik, dan peraih perunggu tim Maluku dengan catatan waktu tiga menit 13,89 detik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/Spt/16

tirto.id - Provinsi DKI Jakarta mendominasi perolehan medali dalam cabang olahraga atletik. Hasil klasemen terbaru, Selasa (27/9/2016) pukul 11.00 WIB DKI Jakarta bertengger di posisi pertama cabor atletik dengan memperoleh 14 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu. Kemungkinan dengan raihan seperti itu, DKI Jakarta akan menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

DKI Jakarta kemungkinan masih bisa menambah satu medali emas karena pada hari terakhir pelaksanaan cabang olahraga atletik Rabu (28/9) akan menurunkan pelari nasional Triyaningsih yang turun di kelompok putri.

Cabang olahraga atletik masih menyisakan dua medali emas yaitu nomor lari maraton (42,195 kilometer) putra dan putri.

Untuk kelompok putri yang akan berlomba adalah Triyaningsih (DKI), Supriati Sutono (Jabar), Maya (babel), Olivia Sadi (NTT), Inarotul Caritiah (Riau), Yulianingsih (Jatim), Rumini (Banten), Juni Ramayani (Sumbar), Osidah Widiawati (Jabar), Erni Ulatningsih (Jateng), dan Odekta Elvina Naibah (DKI).

Sedangkan untuk putra yang berlomba adalah Ranto (Jateng), Sutikno (Jatim), Andrizal Kurniawan (Sumbar), Wilder Karolis (Aceh), Hamdan Syafril Sayuti (Sumbar), dan Asma Bara (Jabar).

Kemudian pula kelompok putra ini Eldak Kafolaman (NTT), Yahuza (Babel), Agus Prayogo (Jabar), Lamek Yunias Banu (NTT), Nurshodiq (DI Yogyakarta), Noce Matital (Jateng), Nicolas Albinus Silia (Bali), Ari Swandana (Jateng), Alim Alim (Jabar), dan Surianto (Sulsel).

Sampai pelaksanaan hari keenam atau Selasa (27/9) siang ini cabang olahraga atletik di GOR Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, atlet Provinsi Jawa Barat berusaha terus menyusul DKI Jakarta. Pada nomor jalan cepat 20 kilometer medali emas untuk putra direbut atlet Jawa Barat (Hendro), sedangkan putri direbut atlet Jawa Tengah (Risa Wijayanti).

Jawa Barat menambah satu medali emas sehingga total medali yang dikumpulkan menjadi 6 emas, 10 perak, dan 6 perunggu. Provinsi Jabar menempati posisi kedua sedangkan Jawa Tengah menempati posisi ketujuh dengan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Sementara itu Jawa Barat kemungkinan bisa menambah satu keping emas dari maraton putra karena provinsi ini menurunkan Agus Prayogo yang diproyeksikan turun di nomor yang sama pada SEA Games 2017 Malaysia.

Perolehan Sementara Medali Cabang Olahraga Atletik:

(Emas, Perak, Perunggu )

1. DKI Jakarta 14 3 1

2. Jawa Barat 6 10 6

3. Nusa Tenggara Barat 5 3 6

4. Jawa Timur 4 8 3

5. Bali 2 2 3

6. Riau 2 2 3

7. Jawa Tengah 2 2 2

8. Sumatera Selatan 2 2 1

9. Sumatera Barat 2 1 4

10. Bangka Belitung 1 2 4

11. Papua 1 2 1

12. Lampung 1 1 1

13. Maluku 1 1 3

14. Banten 1 0 1

15. Aceh 1 0 0

16. Kalimantan Barat 0 2 1

17. Sulawesi Selatan 0 2 1

18. DI Yogyakarta 0 1 1

19. Sumatera Utara 0 1 2

20. Nusa Tenggara Timur 0 1 0

21. Kalimantan Timur 0 0 1

Sumber: Antara

Baca juga artikel terkait PON 2016 JABAR atau tulisan lainnya dari Agung DH

tirto.id - Olahraga
Reporter: Agung DH
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH