Hasil Kelulusan SBMPTN 2018 Diumumkan Selasa 3 Juli Pukul 17.00 WIB

Oleh: Yuliana Ratnasari - 2 Juli 2018
Dibaca Normal 1 menit
Pengumuman hasil SBMPTN 2018 dapat diakses pada 3 Juli pukul 17.00 WIB di laman pengumuman.sbmptn.ac.id.
tirto.id - Pelaksaanaan ujian tulis SBMPTN 2018 telah diselenggarakan pada Mei lalu. Kini hasil kelulusan tes penerimaan mahasiswa baru ini akan diumumkan pada Selasa, 3 Juli 2018 pukul 17.00 WIB.

Seperti dilansir dari laman resminya, pengumuman hasil SBMPTN 2018 dapat diakses pada laman pengumuman.sbmptn.ac.id. Selain pada situs web tersebut, peserta juga dapat mengecek kelulusan mereka melalui tautan 12 perguruan tinggi negeri (PTN) di bawah ini.
Peserta yang dinyatakan lolos SBMPTN 2018 wajib melakukan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing. Informasi terkait tahap ini dapat diakses pada masing-masing website PTN pilihan peserta yang dinyatakan diterima.

SBMPTN 2018 merupakan seleksi berdasarkan hasil ujian tulis berbasis cetak (UTBC), ujian tulis berbasis komputer (UTBK), atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.

Ketua Panitia Pusat SBMPTN Profesor Ravik Karsidi mengatakan bahwa pendaftar pada tahun ini melebihi jumlah pendaftar pada tahun sebelumnya. Ada pun jumlah pendaftar SBMPTN 2017 sebanyak 797.023, yang terdiri atas reguler 639.049 peserta dan 157.974 orang melalui Bidikmisi.

Jumlah pendaftar SBMPTN hingga 27 April pagi sebanyak 817.257 peserta. Angka ini terdiri atas 326.137 kelompok ujian Saintek, 341.693 untuk kelompok ujian sosial dan humaniora (soshum), dan sebanyak 149.427 untuk kelompok ujian campuran.

Pendaftaran SBMPTN dimulai pada tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB. Program studi (prodi) yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Saintek dan Soshum. Peserta dapat memilih prodi sebanyak-banyaknya tiga prodi.

Metode Baru Penilaian SBMPTN 2018

Penilaian terhadap SBMPTN 2018 berbeda dengan SBMPTN 2017. Tahun ini tidak ada lagi skor empat untuk jawaban yang benar, skor nol untuk tidak menjawab, dan skor minus satu untuk jawaban yang salah seperti

"Hanya ada nilai satu untuk jawaban yang benar dan nol untuk jawaban yang salah," Sekretaris Panitia SBMTPN 2018 Joni Hermana pada 8 Mei lalu.

Metode penilaian oleh Panitia Pusat dilakukan melalui 3 tahap, yang dapat dijelaskan sebagai berikut.
  1. Tahap I, seluruh jawaban peserta SBMPTN 2018 akan diproses dengan memberi skor 1 (satu) pada setiap jawaban yang benar, dan skor 0 (nol) untuk setiap jawaban yang salah atau tidak dijawab/kosong.
  2. Tahap II, dengan menggunakan pendekatan Teori Response Butir (Item Response Theory) maka setiap soal akan dianalisis karakteristiknya, di antaranya adalah tingkat kesulitan relatifnya terhadap soal yang lain, dengan mendasarkan pada pola respons jawaban seluruh peserta tes tahun 2018. Dengan menggunakan model matematika, maka akan dapat diketahui tingkat kesulitan soal-soal yang dikategorikan mudah, sedang, maupun sulit.
  3. Karakteristik soal yang diperoleh pada Tahap II, kemudian digunakan untuk menghitung skor setiap peserta. Soal-soal sulit akan mendapatkan bobot yang lebih tinggi dibanding soal-soal yang lebih mudah. Tahap-tahap penghitungan skor ini dilakukan oleh tim yang memiliki kompetensi di bidang pengujian, pengukuran dan penilaian.
"Melalui sistem ini, maka setiap peserta yang dapat menjawab soal yang sama dan benar dapat memperoleh nilai yang berbeda, tergantung pada soal mana saja yang mereka jawab dengan benar," kata Joni lagi.


Baca juga artikel terkait SBMPTN 2018 atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight