Hasil German Open 2019: Greysia/Apriyani Kantongi Tiket 16 Besar

Oleh: Oryza Aditama - 27 Februari 2019
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu pastikan tiket babak 16 besar German Open 2019, setelah tundukkan wakil Taiwan Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang lewat pertarungan straight game.
tirto.id - Ganda putri unggulan ke-4, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sukses lolos ke 16 besar German Open 2019, setelah menundukkan pasangan Taiwan, Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang. Beraksi di court-1 Innogy Sporthalle, Muelheim an der Ruhr, Jerman Rabu (27/2/2019), Greysia/Apriyani menang straight game 21-18, 21-15, dalam waktu 42 menit.

Gim pertama berlangsung cukup ketat. Meski demikian, Greysia/Apriyani lebih sering tertinggal dalam perburuan poin pada awal permainan. Jeda interval, ganda peringkat 4 dunia ini pun tertinggal 8-11. Namun selepas jeda mereka mampu bangkit. Torehan lima poin beruntun, membawa pasangan Indonesia ini berbalik unggul 18-15. Mereka pun sanggup menutup gim pembuka dengan keunggulan 21-18.

Peningkatan performa Greysia/Apriyani terus berlanjut di set kedua, dengan beberapa kali mendulang angka beruntun. Masuk masa interval, wakil Indonesia unggul 11-4. Berkat permainan cantik yang mereka peragakan, margin poin dengan lawan pun sanggup terus dijaga. Gim kedua pun mutlak menjadi milik pasangan Indonesia lewat skor 21-15.

Di babak 16 besar yang akan digelar besok, Kamis (28/2)), Greysia/Apriyani masih harus menunggu calon lawan, yang hingga berita ini selesai ditulis, belum turun berlaga. Calon lawan mereka adalah antara pasangan Belanda, Debora Jille/Imke Van der Aar, atau ganda Cina, Li Wenmei/Zheng Yu.



Sementara itu di court-4, satu ganda putri Indonesia lainnya, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta juga sukses melangkah ke fase 16 besar turnamen berkategori World Tour Super 300 ini. Ketut/Rizki sukses lewati ganda Denmark, Alexandra Bøje/Rikke Søby, lewat pertarungan straight game.

Baca juga artikel terkait GERMAN OPEN 2019 atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight