Hasil Asian Para Games: Indonesia Raih 5 Medali Emas Bulu Tangkis

Oleh: Agung DH - 13 Oktober 2018
Indonesia meraih lima medali emas, lima perak, empat perunggu dalam cabang bulu tangkis Asian Para Games 2018.
tirto.id - Indonesia meraih lima medali emas dalam cabang para bulu tangkis Asian Para Games 2018. Emas kelima Indonesia diperoleh dari pasangan Indonesia Hary Susanto/Oktila Leani Ratri. Dari cabang bulu tangkis, Indonesia meraih lima medali dan empat medali perunggu.

Ganda campuran Indonesia ini menang mudah atas pasangan Thailand Siripong Teamarrom/Nipada Saensupa dengan dua set langsung 21-7 dan 21-10 pada final di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (13/10/2018).


Hary dan Ratri dengan mudah mendulang poin demi poin dari pasangan Siripong dan Nipada. Kombinasi permainan net yang dilancarkan Ratri, serta pukulan-pukulan kencang dari Hary berhasil membuyarkan konsentrasi wakil Thailand.

Set pertama berhasil dimenangkan oleh pasangan ganda campuran Indonesia dengan selisih poin cukup jauh, yakni 14 poin.

Pada set kedua ritme pertandingan tidak banyak berubah. Hary dan Ratri tetap mendominasi permainan. Beberapa kali pasangan merah putih ini memang sempat melakukan beberapa kesalahan dan menguntungkan lawan. Namun, hal tersebut tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap perolehan angka. Hary dan Ratri menutup set kedua dengan kemenangan 21-10.

Ratri mengatakan kunci sukses dan kemenangan yang diraih atas pasangan negeri Gajah Putih adalah tetap bermain fokus dan rileks.


Terlebih dirinya dan Hary sudah pernah beberapa kali menghadapi pasangan Thailand tersebut, sehingga mereka sudah bisa membaca cara permainan lawan.


"Kami sudah empat kali bertemu mereka dan memang unggulnya jauh," ucap Ratri saat ditemui usai pertandingan.

Dari empat kali pertemuan dengan pasangan Siripong/Nipada sejak 2011, Hary dan Ratri berhasil menyapu bersih seluruh kemenangan.





Baca juga artikel terkait ASIAN PARA GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Agung DH
(tirto.id - Olahraga)

Sumber: antara
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH
DarkLight