Hasil All England 2019: Greysia/Apriyani Tersingkir di 8 Besar

Oleh: Oryza Aditama - 9 Maret 2019
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu tersingkir di babak 8 besar All England 2019, usai takluk di tangan pasangan Cina.
tirto.id - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu tersingkir di babak 8 besar All England 2019, usai takluk di tangan wakil Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan. Berlaga di court-2 Birmingham Arena, Inggris, Jumat malam (8/3/2019) waktu setempat atau Sabtu dini hari (9/3/2019) waktu Indonesia, pasangan unggulan ke-4 itu menyerah straight game dalam tempo 50 menit.

Paruh awal gim pertama performa Greysia/Apriyani tampak menjanjikan. Mereka kerap memimpin perolehan angka, bahkan mampu unggul 11-9 saat jeda. Setelah itu lawan terlihat mulai sanggup mengejar ketertinggalan poin mereka.

Pasangan Indonesia sebenarnya sempat unggul 19-17 pada periode poin kritis. Namun kekurang tenangan mereka mengakibatkan lawan sanggup meraup empat angka beruntun, hingga membalikkan keadaan sekaligus menyudahi gim pertama dengan skor akhir 19-21 untuk pasangan Cina.

Jalannya gim kedua nyaris serupa dengan set pembuka. Pertarungan kedua pasangan ini memang kerap diwarnai reli panjang yang menguji penempatan bola serta stamina yang prima. Masuk jeda interval, Greysia/Apriyani tertinggal 9-11.

Pasangan Indonesia sempat mampu membalikkan situasi pada kedudukan 16-15. Akan tetapi lagi-lagi rentetan angka beruntun dari ganda Cina pada poin kritis, telah mendudukkan mereka pada posisi match point 16-20. Laga pun berakhir dengan skor akhir 17-21.



Hasil minor yang mesti diterima Greysia/Apriyani pada pertarungan ini, sekaligus menandai musnahnya harapan sektor ganda putri Indonesia untuk meraih gelar di Birmingham tahun ini.

Pada sesi sebelumnya, ganda putri Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta juga tersingkir di babak perempat final, usai takluk dari pasangan Jepang.

Baca juga artikel terkait ALL ENGLAND atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Oryza Aditama
Editor: Fitra Firdaus
Kontributor: Oryza Aditama