Kasus Kapolres Garut vs Sulman

Haris Azhar Tak Dampingi Sulman Saat Konpers Cabut Tudingan

Oleh: Adi Briantika - 2 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
Haris mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui ihwal dugaan intervensi yang dilakukan oleh atasan Sulman.
tirto.id - Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar mengatakan ia tidak mendampingi AKP Sulman Aziz di Polda Jawa Barat ketika konferensi pers.

Konferensi pers itu terkait pencabutan tudingan soal Kapolres Garut yang menginstruksikan jajarannya agar menggalang masyarakat memilih Jokowi-Ma'ruf Amin.

“Tidak mendampingi, Sulman ke Polda Jawa Barat untuk lapor diri karena mutasi,” ujar Haris ketika dihubungi Tirto, Selasa (2/4/2019).

“Sepertinya usai Sulman lapor diri, dia bertemu dengan pejabat-pejabat polisi di sana. Tiba-tiba Sulman mengabarkan saya kalau mencabut omongannya, lalu saya mau bilang apa?” sambung Haris.

Ia juga tidak mengetahui ihwal dugaan intervensi oleh atasan Sulman.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di dalam sana,” ucap Haris.

Rencananya, Haris bersedia menjadi kuasa hukum Sulman dan melaporkan perkara dugaan pendataan dan penggalangan suara untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin ke Ombudsman Republik Indonesia.

Rencana itu masih belum pasti lantaran masih menunggu keputusan dari Sulman yang sudah 27 tahun menjadi anggota Korps Bhayangkara.

“Posisi saya hanya mendampingi, kalau Sulman tidak mau, ya sudah. Yang penting saya dampingi dia selaku saksi dan korban, saya belum bisa bergerak untuk sekarang,” jelas Haris.

Bekas Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) ini pun mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Sulman pada kemarin malam.

“Ada hal-hal yang tidak bisa saya sebutkan, tapi intinya saya harus mencabut omongan,” tutur Haris menirukan Sulman.

Haris mengaku kenal Sulman sejak dua hingga tiga tahun silam dan sering berdiskusi tentang Polri, ia tidak bisa membeberkan apa saja yang mereka bahas.

Sedangkan pembahasan terkait Pemilu 2019 baru kerap diobrolkan sejak awal tahun.

Berkaitan dengan konferensi pers kesaksian Sulman yang diadakan di kantor Lokataru, Minggu (31/3/2019) lalu, Haris berujar bukanlah dadakan.

“Itu isu yang sudah berminggu-minggu ada, dia bertanya ke saya soal perkara itu. Saya berikan dia saran,” tutur Haris.

Ketika di kantor Lokataru, lanjut dia, Sulman sempat bertanya apakah Haris akan membantu dirinya meski ia tidak memiliki uang untuk membayar jasa kuasa hukum. Haris kemudian mengiyakan.

“Ini untuk bersama agar Indonesia dan Polri lebih baik, jadi bukan mendadak Sulman cari saya lalu saya berikan tempat,” terang Haris.

Diketahui, alasan Sulman mencabut omongannya karena ia marah dipindahtugaskan dari jabatan Kapolsek Pasirwangi menjadi Kanit I Seksi Pelanggaran Subdit Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.




Baca juga artikel terkait PEMILU 2019 atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Nur Hidayah Perwitasari