Hari Pertama Beroperasi Lagi, KAI Hanya Layani 950 Penumpang

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 12 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Berdasarkan penjualan tiket sampai dengan 12 Juni 2020 pukul 17.00 WIB, terdapat 950 penumpang yang berangkat menggunakan KA Jarak Jauh pada hari pertama pengoperasian KA Reguler.
tirto.id - VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus mengatakan berdasarkan pantauan hasil penjualan tiket sampai dengan 12 Juni 2020 pukul 17.00 WIB, terdapat 950 penumpang yang berangkat menggunakan KA Jarak Jauh pada hari pertama pengoperasian kembali KA Reguler.

Sedangkan yang sudah melakukan reservasi keberangkatan 13 hingga 19 Juni terdapat 2.434 penumpang. Sehingga total tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual ke berbagai tujuan adalah 3.384 tiket.

"Total hari ini ada 950 penumpang yang menggunakan KA Jarak jauh ke berbagai tujuan," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2020).

Joni menjelaskan, terdapat 16 KA Jarak Jauh Reguler yang kembali dioperasikan mulai 12 Juni 2020. Sebelumnya, perjalanan KA Jarak Jauh Reguler digantikan oleh Kereta Api Luar Biasa dikarenakan adanya pembatasan transportasi dan pembatasan pergerakan orang untuk bepergian.

"Perjalanan pada hari pertama berlangsung lancar tanpa kendala. Seluruh penumpang mematuhi segala protokol yang ditetapkan seperti batas antre, face shield, dan pakaian lengan panjang," ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami ingatkan kembali kepada para penumpang untuk tetap mempersiapkan berkas-berkas sesuai persyaratan. Lalu datang lebih awal ke stasiun selambatnya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan agar tidak tertinggal oleh kereta.”

Selain itu, kata dia, selalu jaga kesehatan, gunakan masker, pakaian lengan panjang, dan bagi penumpang berusia dibawah 3 tahun agar membawa face shield pribadi.

"Pesan tiket jauh-jauh hari mulai H-7 di aplikasi KAI Access karena memiliki fitur unggulan seperti e-boarding pass yang bermanfaat untuk mengurangi kontak fisik dengan fasilitas di stasiun," kata Joni.

Berdasarkan data KAI, per 12 Juni 2020 ada 12 KA jarak jauh yang beroperasi, seperti KA Ranggajati yang melayani jadwal pulang pergi relasi Cirebon - Surabaya Gubeng - Jember dan Jember - Surabaya Gubeng - Cirebon yang masing-masing terdiri dai 5 rangkaian eksekutif dan 2 bisnis.

Ada pula KA Sancaka yang melayani jadwal pulang pergi relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta dan Yogyakarta - Surabaya Gubeng yang masing-masing terdiri dai 5 rangkaian eksekutif dan 4 ekonomi.

Kemudian 2 jadwal KA Maharani relasi Surabaya Pasar Turi - Semarang Poncol yang masing masing terdiri dari 14 rangkaian kelas ekonomi.

KA Kahuripan yang terdiri dari 2 jadwal dengan relasi Blitar - Kiaracondong dan Kiaracondong - Blitar yang masing masing terdiri dari 7 rangkaian kelas ekonomi.

KA Sri Tanjung relasi Lempuyungan - Surabaya Gubeng - Ketapang dan Ketapang - Surabaya Gubeng - Lempuyungan yang masing masing memiliki 7 rangkaian kereta kelas ekonomi.

KA Tawangalun relasi Ketapang - Bangil - Malang Kotalama dan Malang Kotalama - Bangil - Ketapang masing masing 5 rangkaian kelas ekonomi.

KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng - Ketapang dan Ketapang - Surabaya Gubeng masing masing 6 rangkaian kelas ekonomi dan yang terkahir yaitu KA Serayu relasi Purwokerto - Bandung - Pasarsenen dan Pasar Senen - Bandung Purwokerto yang masing masing memiliki 6 rangkaian kelas ekonomi.


Baca juga artikel terkait KERETA API atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Abdul Aziz
DarkLight