Menuju konten utama

Hari Kemerdekaan ke-76 RI: SBY-Mega Ingatkan Gotong Royong

Megawati dan SBY mengingatkan pentingnya bekerja sama membangun Indonesia agar semakin maju, rukun, damai, adil dan sejahtera.

Hari Kemerdekaan ke-76 RI: SBY-Mega Ingatkan Gotong Royong
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). ANTARA FOTO/Olhe/Lmo/nz

tirto.id - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengajak semua pihak untuk kembali mengingat sejarah. Ia pun meminta semua pihak, terutama anak muda untuk kembali mengingat esensi merdeka dan pengorbanan untuk memperoleh kemerdekaan.

"Apa arti merdeka itu? sebetulnya karena kita ingin mandiri. Mari pemuda pemudi indonesia menatap masa depan dengan penuh gagah berani," kata Megawati saat memberikan pesan dalam acara peringatan Detik-Detik Proklamasi yang ditayangkan Sekretariat Presiden, Selasa (17/8/2021).

Megawati pun mengingatkan agar para pemuda-pemudi untuk pintar dalam membangun negeri. Apalagi, katanya Indonesia mempunyai banyak kekayaan alam yang harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan benar. Ia meminta agar semua pihak untuk tidak terlena di umur Indonesia yang masih 76 tahun.

"Kita jangan terlena, kita baru berumur 76 tahun, kita inginnya kalau bisa ribuan tahun berdiri itu makna yang ingin saya sampaikan dalam rangka 76 tahun kemerdekaan kita. Sekali lagi penuh semangat gotong royong bangun lah jiwanya, bangunlah badannya," kata Megawati.

Sementara itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak semua pihak untuk bersyukur saat Indonesia merayakan kemerdekaan ke-76. SBY ingin agar semua pihak terus bekerja sama membangun Indonesia agar semakin maju, rukun, damai, adil dan sejahtera. Ia berharap semua pihak mau bersatu padu dan bekerja keras untuk mencapai titik tersebut.

"Untuk mencapai masa depan yang gemilang seperti itu, tidak ada jalan pintas dan tidak ada resep yang ajaib. Kita mesti memiliki visi dan pikiran cerdas serta mau bekerja keras tanpa lelah, tak ada jalan yang lunak utk mencapai cita-cita yang besar," kata SBY.

SBY lantas mengaitkan dengan ujian yang dialami Indonesia di masa pandemi COVID-19. Pandemi yang berlangsung setahun lebih telah membuat Indonesia mengalami kecemasan sosial dan tekanan ekonomi yang berat dengan dampak di seluruh Nusantara.

"Kita tahu pemerintah telah berupaya dengan gigih utk mengatasi krisis ini. Namun kerja belum selesai. Pemerintah dan masyarakat masih harus melanjutkan upayanya," kata SBY.

Ketua Umum Partai Demokrat ini menambahkan, "Rakyat patuh dan menjalankan kebijakan pemerintah. Pemerintah mendengarkan suara rakyat dan memenuhi harapan-harapannya".

Oleh karena itu, SBY mengajak semua pihak bahwa seluruh masalah Indonesia bisa segera diselesaikan jika bekerja sama.

Baca juga artikel terkait HARI KEMERDEKAAN atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto