Harapan Pimpinan KPK: Pemidanaan Korupsi Korporasi Lebih Masif

Oleh: Mohammad Bernie - 15 Mei 2019
Laode berharap pimpinan selanjutnya dapat menggalakkan lagi pemidanaan korupsi terhadap korporasi
tirto.id - Masa bakti pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid IV akan berakhir pada Desember tahun ini. Untuk itu, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif berharap pimpinan selanjutnya dapat melanjutkan kinerja pimpinan saat ini.

"Semoga lebih banyak lagi kasus yang ditangani yang berikutnya," kata Laode di Pusat Pendidikan Anti Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (15/5/2019).

Laode pun berharap pimpinan selanjutnya dapat menggalakkan lagi pemidanaan korupsi terhadap korporasi. Sebagai catatan, PT Nusa Konstruksi Enjinering (PT NKE) menjadi korporasi pertama yang divonis bersalah melakukan korupsi pada 3 Januari 2019 lalu.


PT NKE divonis membayar pidana denda sebesar Rp700 juta. Selain itu hakim juga menjatuhkan pipidana tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar Rp85.490.234.737, dan pencabutan hak perusahaan untuk mengikuti lelang proyek pemerintah selama enam bulan.

"Mudah-mudahan yang akan datang menjadi lebih banyak lebih masif lagi," kata Laode.

Laode pun berharap pimpinan selanjutnya dapat mengembangkan koordinator wilayah KPK. Saat ini, KPK baru memiliki sembilan korwil yang mencakup 34 provinsi di Indonesia.


Baca juga artikel terkait KORUPSI KORPORASI atau tulisan menarik lainnya Mohammad Bernie
(tirto.id - Politik)

Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Irwan Syambudi
DarkLight