Hanafi Rais dan Mulfachri Berpeluang Gantikan Taufik Kurniawan

Oleh: M. Ahsan Ridhoi - 2 November 2018
Muncul dua nama, yaitu Ketua Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap dan Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais untuk gantikan Taufik Kurniawan.
tirto.id - Partai Amanat Nasional (PAN) telah memiliki opsi pengganti Taufik Kurniawan sebagai wakil ketua DPR setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen.

"Kalau dalam obrolan-obrolan memang muncul dua nama, yaitu Ketua Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap dan Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Drajad Wibowo saat dihubungi, Jumat (2/11/2018).

Meskipun begitu, Drajad menyatakan, PAN belum melakukan pembahasan resmi terkait pergantian Taufik sebagai pimpinan DPR.

"Fokusnya masih memberi bantuan hukum jika diminta dan melihat fakta hukumnya," kata Drajad.

Karena, kata Drajad, sesuai dengan UU MD3 pasal 87 ayat (1) Pimpinan DPR bisa diganti apabila kasus hukum yang menjeratnya sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

"Faktor efektifitas, yaitu sisa masa bakti yang kurang dari satu tahun dan terpotong kampanye hingga April, juga menjadi pertimbangan," kata Drajad.

KPK telah menetapkan Taufik yang saat ini mejabat sebagai Wakil Ketua DPR RI sebagai tersangka kasus korupsi DAK Kabupaten Kebumen. KPK menduga Taufik menerima suap sebesar Rp3,65 miliar.

Uang itu diberikan terkait dengan perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN Perubahan tahun 2016.

"Diduga TK [Taufik Kurniawan] menerima sekurang-kurangnya sebesar Rp3,65 miliar," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

Atas penetapan ini, usulan agar Taufik mengundurkan diri sebagai wakil ketua DPR pun muncul. Salah satunya dari Ketua Umum PPP, Romahurmuzy dengan alasan agar marwah DPR tetap terjaga.



Baca juga artikel terkait KASUS SUAP TAUFIK KURNIAWAN atau tulisan menarik lainnya M. Ahsan Ridhoi
(tirto.id - Politik)

Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Irwan Syambudi