H+7 Lebaran, 300 Ribu Kendaraan Belum Balik ke Jakarta via Tol

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 11 Juni 2019
Kemenhub memperkirakan masih ada 300-an ribu kendaraan pemudik yang belum kembali ke Jakarta via jalan Tol.
tirto.id - Ketua Posko Harian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Popik Montanasyah mengatakan sampai 11 Juni 2019 atau H+7 lebaran, 25 persen kendaraan pemudik belum kembali ke Jakarta lewat tol.

Persentase itu setara dengan 300.554 kendaraan dari total 1.216.859 kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalan tol saat arus mudik lebaran 2019 berlangsung.

“Yang belum kembali sekitar 25 persenan atau 300.554 kendaraan dari berbagai arah [Timur, Barat, dan Selatan],” kata Popik dalam konferensi pers di posko tingkat nasional angkutan lebaran, di kantor Kemenhub, Jakarta pada Selasa (11/6/2019).

Popik menambahkan, berdasarkan data Jasa Marga per pukul 14.00 WIB pada 11 Juni 2019, masih ada 134.684 kendaraan pemudik yang belum kembali ke Jakarta lewat GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

Sementara dari arah Barat, kata Popik, diperkirakan masih ada 96.164 kendaraan yang belum balik ke Jakarta lewat GT Cikupa. Sementara dari arah selatan, Popik memperkirakan 69.706 kendaraan kendaraan belum kembali ke Jakarta via GT Ciawi 2.

“Totalnya yang sudah kembali ada 916.305 kendaraan atau 75 persen sudah kembali. Itu [yang lewat] tol ya,” ucap Popik.

Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat yang belum kembali ke Jakarta melalui jalur non tol juga terpantau masih banyak. Jumlahnya mencapai 21 persen dari total kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalur non-tol saat arus mudik berlangsung, atau setara dengan 95.205 kendaraan.

Sedangkan kendaraan roda dua yang belum kembali ke Jakarta hingga H+7 lebaran 2019 diprediksi mencapai 498.995 unit. Jumlah itu setara 66 persen dari total kendaraan roda dua yang keluar dari Jakarta saat arus mudik lebaran 2019.




Baca juga artikel terkait ARUS BALIK LEBARAN 2019 atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Addi M Idhom