Menuju konten utama

Gusdurian Netral, Bamsoet: Tak Berpolitik, Bukan Berarti Tak Dukung

"Tidak berpolitik kan bukan berarti tak memilih," kata Bamsoet.

Gusdurian Netral, Bamsoet: Tak Berpolitik, Bukan Berarti Tak Dukung
Ketua DPR Bambang Soesatyo menaiki mobil seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat (8/6/2018). ANTARA FOTO/Elang Senja.

tirto.id -

Ketua DPP Golkar, Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet tetap yakin Jaringan Gusdurian di bawah pimpinan Alissa Wahid tetap mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin seperti yang dilakukan Yenny Wahid dan Barikade Gus Dur.

"Tidak berpolitik kan bukan berarti tak memilih," kata Bamsoet, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

Menurut Bamsoet, sebagai nahdliyin para Gusdurian akan cenderung mengikuti arahan kiai di Pilpres 2019. Sehingga, besar kemungkinan tetap mendukung Jokowi karena posisi Ma'ruf sebagai kiai NU.

"Itu memberikan impact di bawahnya untuk memilih Pak Jokowi. Artinya apa? Artinya para panutan NU memilih pak Jokowi maka masyarakat nahdliyin juga akan ikut mendukung pak Jokowi secara solid," kata Bamsoet.

Sebelumnya, Jaringan Gusdurian telah menyatakan tetap netral di Pilpres 2019, meskipun Yenny Wahid bersama Barisan Kader (Barikade) Gus Dur telah menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin, kemarin, Rabu (26/9/2018).

"Kalau kami kan bekerja di non-politik praktis, seperti di kemasyarakatan. Jadi tidak akan menjadi tim sukses," kata Ketua Divisi Media Jaringan Gusdurian, Heru Prasetya kepada Tirto, Kamis (27/9/2018).

Heru pun meminta agar Jaringan Gusdurian tidak dipandang sama dengan Barikade Gus Dur. Sebab, menurutnya, dua organisasi ini berbeda secara gerakan. Jaringan Gusdurian berisi pengikut Gus Dur yang bergerak di kegiatan kemasyarakatan, sementara Barikade Gus Dur, adalah pengikut yang berpolitik praktis.

"Ini sudah dibicarakan kok. Intinya kami sudah bicarakan secara matang. Mbak Yenny dan Mbak Alissa sudah berdiskusi malamnya. Jadi ya memang seperti itu," kata Heru.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Maya Saputri