Gunung Merapi Hari Ini: 90 Kali Gempa Guguran, Status Masih Siaga

Oleh: Alexander Haryanto - 10 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi hari ini mengalami 90 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-22 mm dan lama gempa 17-97 detik.
tirto.id - Kondisi Gunung Merapi pada hari ini, Jumat, 10 September 2021 berdasarkan pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB mengalami 90 kali gempa guguran, 4 kali gempa hembusan, 1 kali gempa low frekuensi dan 20 kali gempa hybrid/fase banyak. Sampai saat ini status Merapi masih dinyatakan Siaga Level 3.

Berdasarkan pengamatan visual, gunung api yang terletak di antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak.

Potensi bahaya saat ini adalah guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Berikut adalah aktivitas Gunung Merapi hari ini berdasarkan pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB seperti dilaporkan laman magma.esdmn.go.id.


Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur.

Klimatologi

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara sekitar 20-28°C. Kelembaban 57-77%. Tekanan udara 655-720 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 90 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-22 mm dan lama gempa 17-97 detik.
  • 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-12 mm, dan lama gempa 8-14 detik.
  • 1 kali gempa low frequency dengan amplitudo 8 mm, dan lama gempa 10 detik.
  • 20 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-17 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 7-12 detik.
  • 18 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 15-75 mm, dan lama gempa 8-34 detik.
  • 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P 6.9 detik dan lama gempa 40 detik.

Rekomendasi


1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Penyelia: Iswara N Raditya
DarkLight