Google Desain Ulang Tampilan Play Store, Terinspirasi App Store?

Oleh: Ibnu Azis - 22 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Antarmuka toko aplikasi Android, Play Store, telah didesain ulang untuk memudahkan pengguna menemukan konten yang tepat sesuai minat mereka.
tirto.id - Google telah mendesain ulang tampilan toko aplikasi Android, Play Store, yang disebut mirip dengan antarmuka App Store, toko aplikasi iOS, The Verge melansir, Kamis (22/8/2019).

Pembaruan itu disebut serupa dengan redesign yang telah dilakukan Apple di App Store pada dua tahun lalu. Play Store kini memisahkan tab untuk aplikasi, game, buku, dan film & TV. Tab itu kini terletak pada sidebar bawah.

Ikon-ikon aplikasi di Play Store kini juga mirip iOS, ditampilkan dalam bentuk persegi dengan sudut melengkung, termasuk untuk buku dan film & TV, secara konsisten di seluruh laman. Dua aplikasi terakhir, Google Play Books dan Google Play Movies & TV masih dapat diinstal terpisah untuk menikmati kontennya.

Google menjelaskan bahwa tujuan utama dalam desain ulang Play Store untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan di toko aplikasi Android itu. Di sisi desain, Google menyebut tampilan ini lebih “bersih” dan memudahkan pengguna untuk menemukan aplikasi sesuai minat mereka.

“Dengan menyelaraskan bahasa Material Design, kami memperkenalkan beberapa pembaruan untuk menghadirkan toko lebih ‘bersih’ dan premium yang meningkatkan aksesibilitas untuk beragam pengguna kami,” tulis Boris Valusek, Pimpinan Desain Google Play dikutip laman Android Developers, Rabu (21/8).

Adapun tujuan Google memisahkan tab dan meletakkannya pada sisi bawah sebagai strategi untuk memudahkan pengguna dalam menavigasi Play Store. Sementara pada tab sisi atas, ditampilkan kategori untuk aplikasi, game, buku, atau film & TV, seperti rekomendasi, top charts, premium, editor’s choice, dan lainnya.

Setelah pengguna menemukan aplikasi atau game terpilih, antarmuka toko aplikasi ini akan memudahkan mereka mengeksplorasi aplikasi sejenis yang menawarkan fitur serupa. Play Store juga masih menampilkan aplikasi iklan dengan keterangan Suggested for you.

Saat Tirto membuka Google Play Store pada Kamis (22/8) siang, antarmuka toko aplikasi Android ini memang sudah berubah atau didesain ulang. Meski demikian, tak ditemukan tema gelap atau dark mode di menu pengaturan, sebagaimana telah diterapkan di beberapa aplikasi buatan Google lainnya, seperti Calendar, Contacts, Phone, Keep, News, Clock, termasuk YouTube.

Google mengklaim Play Store memiliki lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan. Play Store tak perlu dimutakhirkan manual, lantaran aplikasi ini akan update secara otomatis di latar belakang saat pembaruan telah digulirkan.


Baca juga artikel terkait GOOGLE atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Ibnu Azis
Editor: Agung DH
DarkLight