Gerard Pique Kritik Suporter dalam Duel Catalunya vs Venezuela

Oleh: Beni Jo - 26 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Gerard Pique menganggap para suporter yang meneriakkan chant anti Spanyol dalam duel Catalunya vs Venezuela bersikap tidak sopan dan tidak hormat.
tirto.id - Gerard Pique menunjukkan rasa kecewanya terhadap para suporter yang memenuhi tribun dalam pertandingan Catalunya vs Venezuela yang digelar Selasa (26/3/2019) di Stadion Montilivi, Girona. Menurutnya, suporter menunjukkan rasa tidak hormat dan bersikap tidak sopan akibat chant anti Spanyol yang disuarakan dalam laga tersebut.

"Saya telah mengatakan kepada mereka [suporter] untuk diam karena di laga ini perlu untuk menyuarakan [dengan memberi contoh]. Rasa tidak hormat yang ditunjukkan tidak bisa ditoleransi. Tidak perlu bersikap tidak sopan seperti itu," tutur Pique, dilansir Marca Selasa (26/3).

Bek Barcelona itu mengaku tidak akan mau ikut dalam duel yang melibatkan "timnas" Catalunya itu jika saja dirinya masih bergabung dengan timnas Spanyol. Oleh karenanya, dia memilih ikut serta dalam laga melawan Venezuela daripada bersama La Roja.

"Jika saya melanjutkan bersama dengan Spanyol, saya tidak akan datang [untuk bermain dalam pertandingan persahabatan ini]," tambah eks defeder Manchester United itu.

Pada laga ini, beberapa pemain yang masuk dalam daftar susunan skuat yang disiapkan oleh pelatih Gerard Lopez tidak dapat ditampilkan karena tidak adanya izin dari klub yang dibela.

Nama-nama beken yang sebenarnya sudah dipanggil diantaranya adalah Mariano Diaz, Gerard Moreno, Xavi Hernandez, dan Cesc Fabregas. Namun menurut Pique, meskipun merasa kehilangan, dia faham dengan keputusan yang diambil oleh klub mereka bernaung.

"Kami kehilangan Xavi, Cesc, dan banyak lagi. Klub [mereka] telah memutuskan untuk tidak mengambil risiko, saya mengerti akan hal itu," pungkas bek yang turut mempersembahkan trofi Piala Eropa 2012 dan Piala Dunia 2010 untuk timnas Spanyol itu.

Duel antara Catalunya vs Venezuela sendiri berhasil dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor akhir 2-1. Padahal sebelumnya, tim tamu mampu mengalahkan Argentina dengan skor telak 3-1.

Gol pertama Catalunya diceploskan oleh penyerang Stoke City Bojan Krkic pada menit ke 53 sebelum akhirnya berhasil disamakan oleh Roberto Rosales enam menit kemudian.

Namun, lesakan gol dari striker yang memperkuat Espanyol, Javi Puado pada menit ke 88 mampu mempersembahkan kemenangan pertama bagi Catalunya dalam duel tersebut.



Baca juga artikel terkait LAGA PERSAHABATAN atau tulisan menarik lainnya Beni Jo
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus