Gempa Pandeglang Banten 2022: Jumlah Kerusakan & Kondisi Terkini

Penulis: Alexander Haryanto - 20 Jan 2022 14:34 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berikut adalah situasi terkini dari gempa Pandeglang, Banten, termasuk jumlah bangunan yang rusak berat.
tirto.id - Kerusakan rumah akibat gempa bumi di Pandeglang, Banten telah bertambah menjadi 2.556 unit. Sebelumnya, bangunan yang rusak akibat gempa berkekuatan 6,6 yang berpusat di Perairan Sumur itu dilaporkan sebanyak 2.423 unit.

"Kerusakan rumah itu tersebar di 172 desa di 30 kecamatan, " kata Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro di Pandeglang, Rabu, 19 Januari seperti dilaporkan Antara News.

Sampai saat ini, BPBD Kabupaten Pandeglang masih mendata rumah warga yang rusak, termasuk fasilitas umum.

Kendati demikian, kata Girgi, data 2.556 unit rumah yang rusak itu masih bersifat sementara. Dari jumlah itu, tercatat 1.614 unit rumah mengalami rusak ringan, 567 unit rusak sedang dan 375 unit rusak berat.

Sedangkan jumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan adalah sekolah 62 unit, puskesmas 17 unit, kantor pemerintahan tujuh, masjid 15 unit dan tempat usaha tiga unit.


Kerusakan Bangunan Ada di 172 Desa

Girgi Jantoro menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjamin membantu untuk perbaikan rumah yang rusak.

"Kami minta warga yang rumahnya rusak akibat gempa bersabar dan dipastikan akan diperbaiki, " katanya menjelaskan.

Gempa di banten
Warga membersihkan bangunan rumahnya yang rusak di Sumur, Pandeglang, Banten, Sabtu (15/1/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/hp.


Girgi mengatakan, kerusakan rumah dan fasilitas umum itu terjadi di 172 desa dan berada di 30 kecamatan, berikut daftarnya:

  • Kecamatan Sumur
  • Kecamatan Panimbang
  • Kecamatan Cikeusik
  • Kecamatan Cimanggu
  • Kecamatan Mandalawangi
  • Kecamatan Cibaliung
  • Kecamatan Sukaresmi
  • Kecamatan Munjul
  • Kecamatan Carita
  • Kecamatan Angsana
  • Kecamatan Pagelaran
  • Kecamatan Jiput
  • Kecamatan Saketi
  • Kecamatan Bojong
  • Kecamatan Cigeulis
  • Kecamatan Cibaliung
  • Kecamatan Banjar
  • Kecamatan Sobang
  • Kecamatan Majasari
  • Kecamatan Menes
  • Kecamatan Pulosari
  • Kecamatan Cisata
  • Kecamatan Labuan
  • Kecamatan Cibitung
  • Kecamatan Cimanuk
  • Kecamatan Cikeudal
  • Kecamatan Picung
  • Kecamatan Cipeucang
  • Kecamatan Patia
  • Kecamatan Kaduhejo


Pemerintah Siapkan Tenda

Untuk mengantisipasi kalau sewaktu-waktu terjadi gempa susulan, Kementerian Sosial menyiapkan tenda-tenda di dekat rumah yang rusak berat.

"Untuk sementara ini kita siapkan tenda-tenda seperti ini, karena takutnya warga khawatir kalau tinggal di rumah," kata Mensos Tri Rismaharini saat mendampingi kunjungan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin di Desa Cibeulah, Kamis, 20 Januari 2022.

Sementara itu, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin yang turut mengunjungi rumah yang rusak akibat gempa mengatakan, pemerintah sedang memikirkan solusi apa yang terbaik. "Sebab di sini termasuk jalur rawan gempa atau jalur merah," kata Wapres.

Maruf mengatakan, solusi itu bisa berupa relokasi bagi masyarakat sekitar. Sehingga bisa merasa aman dan tidak khawatir terus menerus.

Berdasarkan keterangan Wakil Bupati Pandeglang Tanto W Arban, ada sekitar 400 rumah di wilayahnya yang rusak berat akibat gempa 6,7 SR.

Menurut Tanto, sebelum adanya perbaikan, warga disiapkan tenda dari Kemensos. "Jika warga khawatir kalau tinggal di rumah ada sewaktu-waktu ada gempa. Makanya Kemensos menyiapkan tenda-tenda," kata Tanto.

Dari jumlah sekitar 400 rumah yang rusak berat, baru sebagian tenda yang disalurkan atau diberikan kepada korban gempa tersebut.


Baca juga artikel terkait GEMPA PANDEGLANG atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight