Menuju konten utama

Gempa Pacitan 5,1 SR: Tak Ada Laporan Korban Jiwa dan Kerusakan

BPBD memastikan, tidak ada laporan kerusakan serta korban jiwa dan luka-luka akibat gempa Pacita 5,1 SR pada Rabu malam.

Gempa Pacitan 5,1 SR: Tak Ada Laporan Korban Jiwa dan Kerusakan
Ilustrasi gempa bumi. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa bumi berkekuatan 5,1 SR pada Rabu (16/5/2018) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tak ada kerusakan atau pun korban dampak gempa yang berpusat Samudera Hindia atau 335 kilometer barat daya Pacitan itu.

"Tidak ada laporan kerusakan apalagi korban jiwa dan luka-luka sejauh ini," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Dianita Aguatinawati, Kamis (17/5/2018), seperti dilansir Antara.

Menurutnya, gempa tidak berefek merusak lantaran episentrum jauh di tengah laut. Selain itu, dipastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa ada di arah barat daya Kabupaten Pacitan dengan jarak 335 kilometer dan berkedalaman sekitar 10 kilometer. Artinya, titik episentrum gempa ada di tengah laut bebas, yakni Samudera Hindia.

"Kalau jaraknya sangat jauh dengan kekuatan segitu [5,1 SR] biasanya tidak berpengaruh," kata Dianita.

Saat gempa terjadi pukul 22.30 WIB, ia juga tidak merasakan goncangan pada bumi. Beberapa warga Pacitan juga mengaku tidak terasa apa-apa.

Dianita dan warga lain justru tahu informasi adanya gempa berkekuatan 5,1 SR dari pemberitaan media daring dan berita lintas di televisi nasional.

"Pacitan sudah langganan gempa. Hampir setiap waktu muncul kegempaan, namun dengan skala rendah," ungkapnya.

Kendati situasi aman dan kondusif tidak ada kerusakan maupun korban, ia memastikan BPBD Pacitan tetap melakukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Ia mengimbau masyarakat, utamanya yang berada di wilayah pesisir untuk proaktif melakukan mitigasi kebencanaan jika perangkat "EWS" (earrly warning system) yang dipasang di sejumlah lokasi pesisir berbunyi.

"Atau jika terjadi kegempaan yang panjang durasinya hingga 20 detik, warga yang tinggal di kawasan pesisir kami imbau untuk mencari tempat aman di area berketinggian di atas 20 meter," kata Dianita mengimbau.

Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari