Menuju konten utama

Gatot Nurmantyo Tolak Hadiri Pemberian Penghargaan dari Jokowi

Gatot Nurmantyo memilih tidak hadir dalam pemberian penghargaan dari Jokowi dengan alasan kondisi pandemi COVID-19.

Gatot Nurmantyo Tolak Hadiri Pemberian Penghargaan dari Jokowi
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berpelukan dengan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12/2017). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

tirto.id - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo memilih tidak menghadiri undangan Istana Kepresidenan terkait dengan pemberian penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo.

Jokowi pada Rabu (11/11/2020) hari ini menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, dan Bintang Jasa kepada para pejabat negara/mantan pejabat negara pada Kabinet Kerja 2014-2019. Penghargaan juga diberikan kepada ahli waris dari para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani COVID-19. Penganugerahan berdasarkan surat Keputusan Presiden RI Nomor 118 dan 119/TK/TH 2020 tentang penganugerahan tanda kehormatan dan bintang jasa tanggal 6 November 2020.

Dalam acara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/11/2020), acara penganugerahan dihadiri oleh para menteri Kabinet Kerja seperti Puan Maharani, Khofifah Indar Parawansa hingga Nila Moeloek. Namun dalam pantauan, Gatot Nurmantyo tidak hadir dalam pemberian anugerah.

"Pak Gatot bersurat kepada Bapak Presiden tidak hadir," kata Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Heru mengatakan beberapa penerima penghargaan memang tidak bisa hadir karena sejumlah faktor. Ia mencontohkan seperti mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana (Purn) Siwi Sukma Adjie yang tidak hadir karena anggota keluarga tengah sakit serta beberapa pejabat yang kini dipilih kembali menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju tidak bisa hadir karena sedang ada tugas.

Gatot pun termasuk pihak yang tidak hadir. Menurut Heru alasan Gatot tak mau hadir ke Istana Negara karena tidak setuju pemberian penganugerahan dilakukan di tengah kondisi pandemi COVID-19. Dalam surat tersebut mantan KSAD itu juga meminta agar Presiden Jokowi lebih menaruh perhatian kepada TNI.

Istana memilih tidak mempersoalkan masalah ketidakhadiran Gatot yang kini aktif sebagai inisiator dan presidium Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia (KAMI). Heru mengatakan pihaknya telah menjalankan tugas untuk memberikan penghargaan kepada para mantan menteri atau kepala lembaga yang bertugas di masa periode pertama pemerintahan Jokowi.

"Itu hak beliau. Yang jelas negara memberikan melaksankan tugas dan kewajiban untuk memberikan kepada para mantan menteri pejabat tinggi yang memang patut dibrikan. Itu kan diproses di Dewan Gelar Kehormatan, ada dewan khusus dan itu sudah dilaksanakan," kata Heru.

Ketidakhadiran Gatot membuat pihak Istana menyimpan kembali penghargaan tersebut. "Tidak [dapat penghargaan]. Jadi kalau enggak hadir ya mungkin tanda jasaya diserahkan ke negara lagi," tutur Heru.

Pemberian penghargaan ini menurut Heru masuk dalam rangkaian perayaan Hari Pahlawan. Heru mengatakan penghargaan kali ini diberikan kepada para pejabat di era periode pertama pemerintahan Jokowi.

"Hari ini adalah diberikan kepada 71 orang seluruhnya mantan pejabat tinggi menteri, TNI, Polri, panglima, kapolri yang pada saat periode sebelumnya menjabat," kata Heru.

Heru pun mengatakan pemberian penghargaan baru dilakukan saat ini karena kesibukan Presiden Jokowi. Ia mengatakan pemberian dilakukan karena pada tahun 2019 belum dilakukan. Penghargaan pun diberikan berdasarkan penilaian Dewan Gelar Kehormatan sesuai undang-undang.

Heru mengatakan, penghargaan juga diberikan kepada para pejabat yang diganti saat masa kerja di Kabinet Kerja. Namun ada status khusus untuk pemberian penghargaan.

"Ada kekhususan. Mungkin nanti ditanyakan ke Pak Menkopolhukam [Mahfud MD]. Hampir semua dapat, mungkin di atas dua tahun dapat," kata Heru.

Berikut daftar nama penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, dan Bintang Jasa:

I. Keppres Nomor 118/TK/TH 2020 tanggal 6 November 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada 46 orang terdiri dari:

A. Bintang Mahaputera Adipradana (32 orang)

1. Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2015-2018 dan Hakim Konstitusi RI 2018-2023

2. Dr. H. Anwar Usman, S.H., M.H. Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2018-2021

3. Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.Si., DFM., Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2018-2021 dan Hakim Konstitusi RI 2019-2024

4. Dr. Darmin Nasution, S.E., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI 2015-2019

5. Puan Maharani Nakshatra Kusyala, S.I.Kom., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI 2014-2019

6. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI 2016-2019

7. Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. Menteri Sekretaris Negara RI 2014-2019

8. Tjahjo Kumolo, S.H. Menteri Dalam Negeri RI 2014-2019

9. Retno Lestari Priansari Marsudi, S.I.P., LL.M., Menteri Luar Negeri RI 2014-2019

10. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan RI 2014-2019

11. Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI 2014-2019

12. Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2016-2019

13. Prof. H. Mohamad Nasir, M.Si., Ph.D., Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI 2014-2019

14. Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, Sp.M.(K), Menteri Kesehatan RI 2014-2019

15. Muhammad Hanif Dhakiri, S.Ag., M.Si., Menteri Ketenagakerjaan RI 2014-2019

16. Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU, Menteri Perindustrian RI 2016-2019

17. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI 2014-2019

18. Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan RI 2016-2019

19. Rudiantara, S.Stat., M.B.A., Menteri Komunikasi dan Informatika RI 2014-2019

20. Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Menteri Pertanian RI 2014-2019

21. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI 2014-2019

22. Dr. (H.C.) Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI 2014-2019

23. Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI 2016-2019

24. Rini Mariani Soemarno, Menteri Badan Usaha Milik Negara RI 2014-2019

25. Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI 2014-2019

26. Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., Menteri Pariwisata RI 2014-2019

27. Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, M.A., Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI 2014-2019

28. H. Muhammad Prasetyo, S.H., M.H, Jaksa Agung RI 2014-2019

29. Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Panglima TNI 2015-2017

30. Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Sutarman, S.I.K., Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia 2013-2015

31. Jenderal Pol (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia 2016-2019

32. Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Kepala Badan Intelijen Negara 2016-sekarang.

B. Bintang Mahaputera Utama (14 orang)

1. Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.A., Hakim Konstitusi RI Periode 2014-2019 dan 2019-2024

2. Dr. Suhartoyo, S.H., M.H. , Hakim Konstitusi RI Periode 2015-2020 dan 2020-2025

3. Dr. Manahan M.P. Sitompul, S.H., M.Hum., Hakim Konstitusi RI Periode 2015-2020 dan 2020-2025

4. Drs. Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan RI 2016-2019

5. Ignasius Jonan, S.E., Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI 2016-2019

6. Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.B.A., Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI 2016-2019

7. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Menteri Sosial RI 2014-2018

8. Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si., Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI 2016-2018

9. Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI 2015-2019

10. Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Kepala Staf Angkatan Darat 2015-2018

11. Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., Kepala Staf Angkatan Laut 2014-2018

12. Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Laut 2018-2020

13. Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Kepala Staf Angkatan Udara 2015-2017

14. Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara 2018-2020

II. Keppres Nomor 119/TK/Th 2020 tanggal 6 November 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa kepada 25 orang terdiri dari:

A. Bintang Jasa Utama (2 orang)

1. Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si., Menteri Sosial RI 2018-2019

2. Komjen Pol (Purn) Dr. (H.C.) Drs. H. Syafruddin, M.Si., Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI 2018-2019

B. Bintang Jasa Pratama (14 orang)

1. Almarhumah dr. Bernadette Albertine Francisca, Sp.THT Dokter RS Bhayangkara Makassar dan RS Awal Bros

2. Almarhumah dr. Ketty Herawati Sultana, Dokter RS Medistra Jakarta

3. Almarhum dr. Berkatnu Indrawan Janguk, Dokter RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya

4. Almarhumah Nurlaela, Amk., Perawat RS Abdi Waluyo Jakarta

5. Almarhum Agus Indarto, AMK, Perawat RS Dr. Oen Solo Baru

6. Almarhumah Hastuti Yulistiorini, Amd.Kep, Perawat RS Siloam Surabaya

7. Almarhum Hery Soesilo, S.Kep. Ners., Perawat Ahli Muda pada RSPI Sulianti Saroso Jakarta

8. Almarhumah Ari Puspita Sari, S.Kep., Ns., Perawat RS Royal Surabaya

9. Almarhumah Suhartatik, A.Md.Kep., Perawat RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya

10. Almarhum H. Umar, S.Kep., Ns., Perawat RSUD Nene Mallomo Sulsel

11. Almarhumah Sri Agustin, A.Md.Kep., Penata Muda Tk. I/ Perawat RSUD Sidoarjo

12. Almarhumah Sulistiowati, A.Md.Kep., Perawat RSAL Surabaya

13. Almarhumah Vivitra Wallada Tika, A.Md.Kep., Perawat RS Gotong Royong Surabaya

14. Almarhum Untung, S.Kep., Ners, M.Kes., Perawat Ahli Madya RSUD Ulin Banjarmasin

C. Bintang Jasa Nararya (9 orang)

1. Almarhum dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ, MKK, Dirut Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta

2. Almarhumah dr. Ratih Purwarini, M.Si., Dokter RS Duta Indah Jakarta

3. Almarhum Dr. dr. Lukman Shebubakar, Sp.OT(K), Ph.D., Dokter RS Premier Bintaro Jakarta

4. Almarhum dr. H. Hasan Zain, Sp.P.,Dokter RS Islam Banjarmasin

5. Almarhum dr. Mikhael Robert Marampe, Dokter RS Permata Bunda Cibitung

6. Almarhum dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Sp.S, Dokter RS USU Medan

7. Almarhum Dr. dr. Heru Prasetya, Sp.B, Sp.U, Dokter RSUD Ulin Banjarmasin

8. Almarhumah Nani Suhartini, A.Md.Kep., Perawat RS Sukmul Sisma Medika Jakarta

9. Almarhum H. Saidi, S.K.M., Perawat Puskesmas Tonrorita Kab. Gowa

Baca juga artikel terkait GATOT NURMANTYO atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Politik
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto