Ganjil Genap Puncak Bogor Permanen: Tunggu Aturan Permenhub Terbaru

Reporter: - 25 September 2021
Dibaca Normal 2 menit
Peraturan ganjil genap di Puncak, Bogor akan dipermanenkan, akan tetapi masih menunggu aturan teknis dari Permenhub terbaru.
tirto.id - Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mendukung penerapan ganjil genap secara permanen di jalur Puncak, karena dinilai dapat menguntungkan Cianjur dalam segi pemulihan ekonomi karena angka kunjungan wisatawan dapat meningkat, tanpa harus terjebak antrean panjang.

Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur, Selasa, mengatakan akan mendorong penerapan ganjil genap dipermanenkan menteri perhubungan dan kementerian terkait, sebagai upaya pemulihan ekonomi yang terpuruk selama pandemi dan solusi macet di jalur Puncak.

"Sebelum PPKM diterapkan, jalur Puncak, masih tetap macet baik hari kerja atau libur akhir pekan. Setelah penerapan ganjil genap, tidak ada antrean panjang di sepanjang jalur Puncak, sehingga wisatawan dapat dengan mudah sampai ke Puncak-Cianjur," katanya.

Ia menjelaskan, saat pertemuan antara Forkopimda Cianjur dan Bogor disepakati penerapan ganjil genap secara permanen yang selanjutnya akan ditetapkan aturan oleh Kemenhub, dimana aturannya tetap sama hanya berlaku untuk kendaraan dari luar kota.

Khusus untuk warga yang berdomisili di Cianjur dan Bogor dikecualikan dengan syarat cukup menunjukkan KTP, termasuk ambulance, mobil dinas, mobil ekspedisi dan lain-lain tetap dapat melintas di jalur Puncak.

"Dibandingkan dengan one way atau satu arah, dari analisa beberapa waktu terakhir cukup efektif. Cianjur akan diuntungkan karena wisatawan dari berbagai wilayah dapat dengan mudah sampai ke Puncak-Cianjur, tanpa terjebak sistem satu arah," katanya.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Mangku Anom, mengatakan penerapan ganjil genap secara permanen masih menjadi pembahasan dan menunggu peraturan kementerian perhubungan (Permenhub), sebelum diterapkan permanen hanya di akhir pekan.

"Meski nanti sudah diberlakukan permanen, rekayasa lalulintas berupa one way masih diterapkan jika volume dan arus kendaraan di kawasan Puncak padat. Diskresi kepolisian, dalam hal ini berwenang melakukan one way atau upaya lain untuk mengatasi kepadatan arus," katanya.

Peraturan ganjil genap di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan mulai diujicoba dengan metode baru, menurut keterangan Kepolisian Resor (Polres) Bogor.

Metode baru ganjil genap Puncak ini akan diterapkan pekan ketiga untuk uji coba rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap yakni membagi tiga rute kendaraan dari Tol Jagorawi.

"Ada metode baru yang kami terapkan. Akan kami bagi tiga rute kendaraan menuju Puncak saat pemberlakuan ganjil-genap," ujar Kapolres Bogor AKBP Harun saat dihubungi, Jumat (17/9/2021).

Aturan Ganjil Genap Puncak Terbaru: Rute dan Jadwalnya


Harun menyebutkan bahwa pihaknya akan memasang papan pemberitahuan di tiga pintu keluar Tol Jagorawi tersebut, sehingga masyarakat yang hendak mengakses Jalur Puncak tidak hanya terkonsentrasi di Gadog.

"Akan kami pasangi plang di tiga pintu keluar tol itu. Pemeriksaan ganjil-genap tetap dilakukan di jalan-jalan tersebut," kata Harun.

Menurutnya, tiga rute tersebut yaitu Pintu Tol Sentul Selatan dengan akses Jalan Bukit Pelangi, Pintu Tol Sumarecon dengan akses Jalan Cibanon, dan Pintu Tol Ciawi dengan akses Jalan Gadog atau jalan utama yang kerap digunakan para pengendara menuju Puncak.

Ia mengatakan, Polres Bogor memperpanjang masa uji coba pemberlakuan rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada akhir pekan ini.

"Uji coba ganjil-genap kami lanjutkan, sambil menunggu peraturan dari Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Titik Ganjil Genap Puncak


Menurutnya, jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu berstatus jalan nasional, sehingga segala kebijakan mengenai pengaturan lalu lintas di jalur tersebut ada pada pemerintah pusat.

Harun menyebutkan, uji coba pemberlakuan sistem ganjil-genap pada akhir pekan ini, sama seperti uji coba pada dua kali akhir pekan sebelumnya, yakni mulai Jumat siang hingga Minggu tengah malam.

Jumlah lokasi pemeriksaannya pun masih sama, yakni delapan titik, yaitu Simpang Pasir Angin, Pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan, dan dua lokasi di Kawasan Sentul.


Baca juga artikel terkait GANJIL GENAP atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Editor: Maya Saputri
DarkLight