Menuju konten utama

Ganjar Koordinasi Pelni Jemput Wisatawan Terjebak di Karimunjawa

Sebanyak 305 wisatawan terjebak di Pulau Karimunjawa karena kapal penumpang tidak bisa beroperasi sesuai jadwal akibat cuaca buruk.

Ganjar Koordinasi Pelni Jemput Wisatawan Terjebak di Karimunjawa
Wisatawan berjalan di dermaga pelabuhan kapal penumpang usai tiba di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (24/7/2018). ANTARA FOTO/Aji Styawan

tirto.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkoordinasi dengan PT Pelni untuk membantu penjemputan ratusan wisatawan yang terjebak di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, akibat tingginya ombak atau gelombang laut.

“Saya minta kapal dari Pelni untuk ke sana, tapi mereka (wisatawan yang terjebak) kami minta tenang dulu di sana dan sudah diurus, Pak Bupatinya sudah laporan ke kami,” kata Ganjar di Semarang, Senin (26/12/2022).

Ganjar meminta agar kondisi kesehatan para wisatawan yang terjebak di Karimunjawa diperhatikan sambil menunggu bantuan dan penjemputan. Ia mengingatkan agar jangan sampai para wisatawan tersebut kekurangan logistik.

“Pastikan kesehatannya sambil menunggu dan sampai hari ini semua masih oke-oke saja,” ujarnya.

Terkait dengan cuaca buruk, Ganjar juga mengingatkan masyarakat senantiasa mengakses dan memperhatikan peringatan dari Badan Meteolorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sebanyak 305 wisatawan dari berbagai daerah terjebak di Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, karena kapal penumpang tidak bisa beroperasi sesuai jadwal. Hal itu menyusul tingginya gelombang laut di perairan tersebut

Camat Karimunjawa, Muslikin mengatakan ratusan wisatawan yang tertahan itu tiba di Karimunjawa pada Rabu (21/12/2022) lalu.

Sedangkan cuaca buruk di Karimunjawa, kata Muslikin, mulai terjadi pada Kamis (22/12/2022. Kapal penumpang yang biasanya melayani penyeberangan dari Pelabuhan Jepara ke Karimunjawa dan sebaliknya tertunda karena cuaca tidak mendukung.

Baca juga artikel terkait KARIMUNJAWA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan