Ganjar ke Kepala Daerah Jawa Tengah: Kritik & Cacian itu Vitamin

Oleh: Andrian Pratama Taher - 26 Februari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Ganjar Pranowo juga mewajibkan setiap kepala derah di Jawa Tengah membuka akun sosial media untuk menangani keluhan warga dengan cepat.
tirto.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta, para kepala daerah terpilih berdasarkan Pilkada 2020, siap menerima kritik hingga cacian. Dia menyampaikan pesan tersebut dengan bahasa Jawa.

"Dodone awake dewe kudu jembar, Bapak-Ibu. Ususe kudu dowo. Karena beberapa kritikan, cacian, bully [bullying atau perisakan] itu akan menjadi vitamin dan energi yang segar buat Bapak-Ibu. Karena Bapak-Ibu bisa jembar dadane tadi," kata Ganjar, Jumat (26/2/2021).

"Tuan kita adalah rakyat. Jabatan ini hanya sekadar mandat," imbuhnya.

Menurut Ganjar, pandemi membuka banyak persoalan: kesehatan, perekonomian, pendidikan, sosial, sampai spriritual. Jika kita tak memiliki effort serta sense of humanity, kita telah berkhianat kepada rakyat.

"Tidak ada kerjaan ringan. Sama sekali tidak ada. Apalagi sebagai pimpinan seperti panjenengan semuanya. Apalagi di tengah kondisi dunia yang belum ada kepastian, dihadapkan pada situasi COVID-19, pandemi global. Sebuah disrupsi yang terjadi besar sekali," ujarnya.

Ada berbagai masalah, kata Ganjar, yang harus dituntaskan. Mulai dari kemiskinan, perekonomian, pendidikan, teknologi, hingga lingkungan.

"Ini baru satu persoalan. Padahal di depan sana setiap kita melangkah akan menemukan 1, bahkan 10, mungkin 100, 100, sejuta masalah berikutnya," tuturnya.

Ganjar berujar, ada berbagai kelompok yang perlu diperhatikan. Di antaranya kelompok perempuan, disabilitas, anak-anak penerus generasi ke depan. Maka dari itu, setiap kepala daerah harus memiliki energi yang besar untuk mewujudkan perubahan

"Ada gubernur, ada presiden. Kita bisa bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan ini secara kompak," ucapnya.

Selain itu, Ganjar mewajibkan para kepala daerah untuk membuka kanal media sosial sebagai sarana komunikasi dengan warga. Menurutnya agar ada respons cepat dan masyarakat tak kesulitan melaporkan keluhannya.

"Punya media sosial untuk menangani rakyat itu wajib. Ini adalah pekerjaan yang sebenarnya ringan tapi paling esensial," ujarnya.


Baca juga artikel terkait GANJAR PRANOWO atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dieqy Hasbi Widhana
DarkLight