Menuju konten utama

Gaji Pendamping Desa akan Dinaikkan Paling Lama Maret Nanti

Menteri Kemendes PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan gaji Pendamping Lokal Desa (PLD) akan dinaikkan pada bulan ini atau paling lama Maret nanti.

Gaji Pendamping Desa akan Dinaikkan Paling Lama Maret Nanti
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo secara simbolis memberikan bantuan BUMDes kepada Bupati Demak M Natsir saat Jelajah Desa 2018 di Demak, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). ANTARA FOTO/Aji Styawan.

tirto.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo memastikan akan menaikkan gaji Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2019. Kenaikan tersebut dilakukan atas permintaan Presiden RI Joko Widodo yang menilai bahwa gaji PLD terlalu minim.

"Kenaikan tidak terlalu besar. Ini masih dalam proses administrasi di Dirjen PDTT terkait kenaikan gaji PLD. Insyaallah, bulan Februari atau Maret, gaji PLD sudah naik," kata Eko, seperti rilis tertulis di website kemendesa.go.id, Senin (4/1/2019).

Menurut dia, pemberian kenaikan gaji PLD itu adalah sebuah penghargaan bagi para PLD yang telah bekerja keras mendampingi dalam pengelolaan dana desa menjadi lebih baik dan pembangunan desa terus mengalami kemajuan yang pesat.

Berkat pendampingan dan berkat kerja keras dari pendamping desa penyerapan dana desa terus meningkat. Apalagi, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program dana desa berdasarkan survei sebesar 85 persen.

"Itu semua adalah kerja keras semua pihak terutama para pendamping desa," kata dia.

Menteri Eko mengatakan capaian dana desa ternyata selama empat tahun telah mampu menunjukkan hasil positif. Di antaranya pembangunan sarana dan prasarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat, seperti terbangunnya 1.140.378 meter jembatan, jalan desa 191.600 kilo meter.

Selain itu, pasar desa sebanyak 8.983 unit, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

Dana desa juga telah turut membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29.557.922.

Menurut Menteri Eko, selama empat tahun telah terjadi penurunan angka kemiskinan, penurunan angka stunting dari 37 persen menjadi 30 persen, peningkatan pendapatan per kapita hampir 50 persen, pembukaan lapangan kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), BUMDes, desa wisata, angka pengangguran di desa turun daripada di kota dan gini ratio di desa terus meningkat.

Jadi, katanya, telah banyak keberhasilan yang dicapai dari dana desa. Eko berterima kasih kepada pendamping desa yang telah turut menjadi salah satu garda terdepan dalam membangun desa.

Ia berpesan kepada seluruh pendamping desa di Lampung dalam hal prioritas penggunaan dana desa 2019 untuk diarahkan dalam pengembangan pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa pembangunan infrastruktur di desa dinilai sudah cukup.

Dalam hal pembangunan ekonomi desa, yang paling cepat adalah di sektor pariwisata, yakni dengan mendorong dan mengembangkan desa-desa menjadi desa wisata.

Baca juga artikel terkait PENDAMPING DESA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Siaran Pers
Penulis: Maya Saputri
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno