Flamengo Mulai Latihan Meski Liga Brasil Masih Disetop Sebab Corona

Oleh: Ikhsan Abdul Hakim - 19 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
Flamengo memulai kembali kegiatan latihan pemain meski belum jelas kapan Liga Brasil dimulai dan pandemi corona masih menjadi masalah serius di Brasil.
tirto.id - Klub asal Brasil, Flamengo kembali ke tempat latihan di Kota Rio de Janeiro, pada Senin (18/5/2020) waktu setempat. Skuat Flamengo dilaporkan menjalani pemeriksaan fisik pada hari pertama kembali berlatih tersebut.

“Menghormati protokol yang disepakati dengan Federasi Sepak Bola Negara Bagian Rio de Janeiro (FERJ), Rubro-Negro [julukan Flamengo] akan menjaga para atlet tetap aman dan mengadakan tes berkala bagi para atlet dan semua yang terlibat di keseharian Ninho do Urubu [tempat pusat latihan Flamengo],” demikian pernyataan Flamengo di laman resmi klub tersebut.

“Semua aktivitas yang dilakukan mengikuti peraturan terkait kebersihan dan menjaga jarak, seperti pembersihan konstan materi dan fasilitas, juga menyiapkan makanan di kotak-kotak individual.”

Sebelumnya, sejumlah 38 orang yang terdiri dari tiga pemain dan 35 karyawan juara bertahan Liga Brasil ini positif mengidap Covid-19 pada 6 Mei lalu. Bahkan, seorang staf medis klub, Jorginho dilaporkan meninggal akibat Coronavirus.

Selain itu, pandemi pun menjadi alasan Flamengo untuk memotong gaji pemain sebesar 25 persen dan mengurangi jumlah staf sebanyak 6 persen.

Flamengo memutuskan kembali berlatih meskipun belum ada kepastian mengenai kelanjutan Liga Brasil. Liga ini ditangguhkan sejak 16 Maret dan belum ada tanggal pasti terkait kelanjutannya.

Rencana memulai kembali Liga Brasil masih menjadi pro-kontra. Presiden Jair Bolsonaro dilaporkan ingin memulai kompetisi secepat mungkin. Namun, sejumlah pemain papan atas seperti Everton Ribeiro dan Felipo Melo menentang ide tersebut.

ESPN melaporkan, di bawah naungan Federasi Nasional Atlet Profesional (FENAPAF), para pemain itu menyatakan menyatakan bahwa memulai kembali Liga Brasil dengan prematur atau terlalu dini tidak bisa dibenarkan.

Mereka mengkhawatirkan kesehatan orang-orang yang bersentuhan langsung dengan kompetisi dan pertandingan sepakbola. Para pemain sekaligus menuntut kondisi kerja yang aman sebelum kompetisi kembali dilanjutkan.

Sikap para pemain itu beralasan karena Brasil saat ini merupakan negara Amerika Selatan yang mengalami krisis kesehatan paling parah akibat pandemi virus corona.

Data terbaru menunjukkan hingga Selasa (19/5/2020) Brasil mempunyai 255.368 kasus positif corona, dengan angka kematian 16.853 jiwa. Angka itu sesuai dengan data Worldometers yang diperbarui pada Selasa sore.

Sementara ini, Brasil menjadi negara dengan jumlah kasus positif corona tertinggi keempat di dunia, atau di bawah Amerika Serikat, Rusia, dan Inggris.


Baca juga artikel terkait LIGA atau tulisan menarik lainnya Ikhsan Abdul Hakim
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Ikhsan Abdul Hakim
Penulis: Ikhsan Abdul Hakim
Editor: Addi M Idhom
DarkLight