Fitur Baru Netflix Fast Laughs Video Pendek Mirip TikTok, Bedanya?

Oleh: Mochammad Ade Pamungkas - 25 November 2020
Dibaca Normal 1 menit
Layaknya aplikasi Tik Tok, pengguna Netflix dapat menggeser secara vertikal untuk memindahkan seluruh umpan.
tirto.id - Jika sebelumnya Netflix meminjam konsep aplikasi sosial dengan bentuk cerita video pendek seperti Snapchat dan Instagram pada 2018, saat ini mereka juga untuk menerapkan umpan video vertikal yang dipopulerkan oleh Tik Tok.

Namun dengan eksperimen terbarunya, Netflix Fast Laugh menawarkan klip video pendek yang berbeda.

Mengutip laman Android Headlines, perbedaan utama antara Tik Tok dan Fast Laugh ialah dari pemakaiannya. Tik Tok menawarkan pembuatan video yang biasanya dipakai oleh amatir sebagai pengisi suara atau untuk mengover tarian.

Sedangkan penggunaan Netflix Fast Laugh ialah dengan mengutip video dari pertunjukan populer dengan tambahan fitur untuk komedi. Selain itu video umpan Fast Laugh sudah termasuk klip dari judul-judul asli populer yang sudah terlisensi.

Layaknya aplikasi Tik Tok, pengguna Netflix dapat menggeser secara vertikal untuk memindahkan seluruh umpan. Meskipun demikian, Netflix tidak berencana untuk menyalin konsep Tik Tok dengan konten video cringes. Sebaliknya Netflix bermaksud untuk membuat pengguna menjelajahi pertunjukan dan film baru melalui Fast Laugh.

Selain itu dibandingkan dengan fitur komentar dan like pada video yang biasanya terdapat pada aplikasi media sosial berbasis video, umpan pada Fast Laugh didesain untuk mendorong pengguna untuk menambahkan pertunjukan ataupun film ke daftar tontonan Netflix, demikian dikutip dari Tech Crunch.


Dalam hal ini aplikasi tersebut layaknya menyediakan fitur preview Netflix yang dapat membantu pengguna untuk menemukan pertunjukan dengan menonton klip dan trailer. Terlebih pengguna dapat menemukan klip komedi saat menjelajahi umpan Fast Laugh. Klip itu sendiri memiliki durasi mulai dari 15 sampai 45 detik.

Perbedaan lainnya dengan Tik Tok ialah termasuk fitur “My List”. Melalui fitur tersebut pengguna dapat memberi reaksi pada suatu klip dengan tombol emoji tertawa, membagikan klip yang lucu dengan teman melalui berbagai platform sosial media, atau mengetuk tombol “More” untuk melihat judul lainnya yang berkaitan dengan klip yang sedang ditonton.

Fitur Fast Laugh pertama kali ditemukan oleh Matt Navarra konsultan media sosial yang berdomisili di Inggris. Terhitung pada pertengahan November, Ia telah mencoba mengenalkan fitur terbaru Netflix tersebut melalui unggahan video dan cuitan di akun Twitternya.

Pihak Netflix sebelumnya telah bereksperimen dengan melakukan uji coba pada sedikit jumlah pengguna tetapi bulan ini akan diluncurkan dengan cakupan yang lebih luas yaitu termasuk pengguna di Inggris, Amerika Serikat serta pangsa pasar lainnya.

Saat ini fitur tersebut tersedia untuk beberapa pengguna Netflix dengan profil dewasa atau profil lain tanpa pengawasan orang tua hanya untuk iOS. Dan tentu saja karena yang tersedia sekarang masih dalam tahap uji coba, pengguna dapat melihat perbedaan dengan versi resminya nanti perubahan tersebut mengikuti respon dari masukan pangguna.

Dalam hal ini Netflix bukanlah yang pertama kali meminjam konsep dari Tik Tok, sebelumnya Instagram juga sempat meluncurkan fitur yang menyerupainya yaitu Reels. Meskipun demikian Tech Crunch mensinyalir bahwa Netflix bukanlah kompetitor langsung Tik Tok.



Baca juga artikel terkait NETFLIX atau tulisan menarik lainnya Mochammad Ade Pamungkas
(tirto.id - Teknologi)

Kolumnis: Mochammad Ade Pamungkas
Penulis: Mochammad Ade Pamungkas
Editor: Ibnu Azis
DarkLight