Festival Musik Coachella Diundur Jadi April 2021 karena Corona

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 12 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Festival musik Coachella yang sebelumnya dijadwalkan pada Oktober 2020 diundur menjadi April 2021.
tirto.id - Festival Musik dan Seni Coachella Valley dan festival musik country Stagecoach yang seharusnya diadakan tahun ini telah dibatalkan dan dijadwalkan kembali pada April 2021.

"Saya prihatin ketika ada indikasi bahwa COVID-19 dapat memburuk pada musim gugur. Mengingat keadaan dan potensi yang diproyeksikan, saya tidak bisa bergerak maju," ujar Petugas Kesehatan Riverside, Dr. Cameron Kaiser, seperti dikutip The Hollywood Reporter.

Coachella sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada bulan April di Indio, California, dengan headliner Travis Scott, Frank Ocean dan Rage Against the Machine, tetapi ditunda karena pandemi virus corona COVID-19.

Selain Coachella, festival The Indio di California juga diundur ke akhir pekan 9-11 Oktober dan 16-18 Oktober dari tanggal seharusnya 10-12 April dan 17-19 April, menurut promotor Goldenvoice pada Maret. Stagecoach, juga dijadwal ulang ke tanggal 23-25 ​​Oktober.

"Sampai sekarang, Coachella weekend 1 akan berlangsung pada 9-11 April 2021, dan akhir pekan keduanya akan berlangsung 16-18 April 2021. Stagecoach ditetapkan untuk 23 - 25 April, 2021. Kami berharap dapat berbagi lineup baru dan informasi lebih lanjut," tulis Goldenvoice di Instagram pada Kamis (11/6/2020).

Tahun ini menandai yang pertama sejak tahun 2000 Coachella dibatalkan. Festival ini sebelumnya mengambil jeda tahun istirahat setelah debutnya tahun 1999 dan kembali pada tahun 2001.

Pembatalan festival terjaid di tengah kebijakan empat langkah Gubernur California Gavin Newsom untuk membuka kembali negara. Festival musik tidak diizinkan untuk dibuka kembali sampai pengobatan yang efektif untuk virus corona ditemukan.

Sebuah sumber mengatakan pada Variety, Goldenvoice menyadari Coachella tidak mungkin dilaksanakan pada Oktober ini. Namun penjadwalan kembali tidak kunjung diumumkan karena pertimbangan apakah akan kembali pada April 2021 dengan audiens yang berkurang, atau Oktober tahun depan dengan penonton yang banyak.

Pengumuman pembatalan pada Kamis mengisyaratkan, opsi-opsi itu masih dalam pertimbangan. Gubernur California Gavin Newsom mengatakan dua bulan lalu perkumpulan besar-besaran tidak akan dilanjutkan hingga paling cepat tahun depan.

Coachella, festival musik terbesar di AS, secara teratur menjual 125.000 tiket per hari dengan segera dan menjaring pendapatan $75 juta dan $100 juta setiap tahun.

Sumber mengatakan, 40% dari pemegang saham tahun ini telah meminta pengembalian dana, dan Goldenvoice dikatakan masih mempertimbangkan apakah akan mengadakan festival di bulan April dengan kapasitas 60%.

Amerika Serikat dan sebagian besar dunia perlahan-lahan melakukan pembukaan kembali, tetapi masa depan industri konser masih belum pasti. Gubernur dan walikota di beberapa wilayah mengatakan berulang-ulang, konser dan acara olahraga termasuk dalam pertemuan publik terakhir yang akan diadakan kembali di tengah era new normal.

Recording Academy chief Harvey Mason jr. mengatakan kepada Variety, penyelenggara Grammy Awards yang dijadwalkan pada 31 Januari 2021 di Staples Center berkapasitas 20.000 di Los Angeles, merencanakan tiga skenario: satu dengan audiensi penuh, satu dengan audiensi yang berkurang, dan satu tanpa penonton.


Baca juga artikel terkait COACHELLA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Musik)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight