.Feast Jelaskan Makna Mini Album 'Uang Muka' yang Baru Dirilis

Oleh: Alexander Haryanto - 12 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
.Feast meluncurkan mini album "Uang Muka" yang mengangkat tema besar tentang masalah keuangan.
tirto.id - Band asal Jakarta, .Feast baru saja merilis mini album berjudul Uang Muka sebagai respons mereka terhadap peliknya persoalan keuangan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Secara umum, menurut .Feast, tema besar yang mereka angkat dalam mini album itu adalah tentang uang dan bagaimana setiap orang menyikapi problematika tersebut. Tentunya, dalam konteks dan situasi berbeda-beda.

Namun demikian, kata .Feast mini album Uang Muka ini adalah sebuah kejutan untuk penggemar karena saat ini mereka tengah menggarap album penuh ketiga berjudul Membangun dan Menghancurkan.

Terkait album penuh itu, .Feast bahkan sudah merilis empat single secara berkala sejak Juni 2019. Di sisi lain, album Membangun dan Menghancurkan itu perlu mereka kerjakan secara mendalam untuk mencapai hasil yang maksimal.

“Kami merasa Membangun dan Menghancurkan butuh pengalaman dan kedalaman bermusik yang lebih dibanding apa yang kami punya pada saat itu," kata vokalis .Feast Bhaskara Putra seperti dilansir Antara.

Karena ingin mendapatkan hasil yang maksimal sekaligus mengasah kemampuan bermusik untuk album Membangun dan Menghancurkan, maka .Feast memutuskan merilis mini album Uang Muka sebagai selingan.

Pengerjaan mini album itu tergolong cepat karena hanya membutuhkan waktu kurang dari dua bulan, tepatnya dari Juli hingga Agustus.

Dalam mini album itu, lima anggota .Feast turut menjadi produser dan mendapat peran menciptakan masing-masing lagu berdasarkan tema lirik. Namun, proses pengerjaannya tetap dikawal oleh Wisnu Ikhsantama dan Baskara memoles dan melengkapi melodi vokal dan lirik semua lagu.

Selain itu, mini album Uang Muka dibuka dengan “Kata Pengantar oleh Jason Ranti” yang berisi monolog spontan dan absurd dan ditutup oleh “Apa Boleh Buat”, berisi penggalan lirik lagu yang ditulis Ryo sang drummer.

Berikut track masing-masing di mini album itu:

1. "Dapur Keluarga" digarap oleh Bhaskara Putra
2. “Komodifikasi” digarap oleh Adnan (video musik lagu ini sudah dirilis)
3. “Cicilan12 Bulan (Iklan)” digarap oleh Awan
4. “Belalang Sembah” lahir dari eksplorasi Dicky dalam menggunakan program Logic Pro
5. “Kembali ke Posisi Masing-masing” digarap oleh Ryo


Baca juga artikel terkait FEAST atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Musik)

Sumber: Antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight