F-PDIP DPRD DKI: Area Sirkuit Formula E Eks Buang Lumpur era Jokowi

Reporter: Riyan Setiawan - 29 Des 2021 20:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Anggota DPRD DKI Pandapotan Sinaga menilai lintasan Formula E di Ancol merupakan tempat pembuangan lumpur pada era Jokowi menjabat Gubernur DKI.
tirto.id - Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga menilai Sirkuit Formula E Jakarta 2022 di kawasan Ancol, Jakarta Utara dibangun di atas tanah rawa.

Lintasan Formula E, kata dia, merupakan tempat pembuangan lumpur yang tanahnya masih lunak. Apalagi, saat Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, menurut Pandapotan lokasi tersebut merupakan tempat membuang lumpur pembangunan MRT dan pengerukan kali.

"Jadi ini dulu rawa pak, rawa ini semua. Buang lumpur pembangunan MRT ke sini semua, sama lumpur-lumpur kali jaman Jokowi," kata Pandapotan saat melakukan peninjauan sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (29/12/2021) dilansir dari Antara.

Politikus Partai PDI-P itu mengatakan lokasi yang kini menjadi bagian sirkuit Formula E ini dikenal dengan rawa tempat parkir air kawasan Ancol. Rawa tersebut kemudian ditimbun untuk tempat pembuangan proyek pengerukan yang dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta.

Melihat lokasi tersebut, dia pesimistis sirkuit Formula E dapat rampung dalam waktu 3-6 bulan ke depan. Diketahui Formula E rencana akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 mendatang.

"Saya melihat spot di sini, makin enggak percaya gitu," ucapnya sambil tertawa.

Pada waktu yang sama, Managing Director Formula E Jakarta, Gunung Kartiko menjanjikan lokasi sirkuit bisa selesai dalam waktu tiga bulan.

"Saya melihat dengan kasat mata saya dengan kemampuan saya ya saya enggak percaya tiga bulan, kurang yakin saya fasilitas ini diselesaikan 3 bulan kalau sekelas trek internasional," kata Gunung.

Dia menjelaskan lebar sirkuit Formula E sekitar 12 sampai 16 meter. Dia memastikan pembangunan sirkuit Formula E tidak menggunakan APBD. Dana diperoleh dari para sponsor.

"Misalnya brand minuman ada, makanan ada, terus Bank DKI ada. Gitu lah kira-kira," pungkasnya.


Baca juga artikel terkait FORMULA E atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Bayu Septianto

DarkLight