Eximbank Tutup Kantornya di SCBD Usai Ada Pegawai Positif COVID-19

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 27 Juli 2020
Penutupan kantor sementara dilakukan LPEI atau Export-Import Bank (Eximbank) usai mendapati salah satu karyawannya positif terjangkit COVID-19.
tirto.id - Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) atau Export-Import Bank (Eximbank) menutup sementara kantor pusat mereka yang berada di Prosperity Tower, District 8, Kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan. Penutupan ini dilakukan usai LPEI mendapati salah satu karyawannya positif terjangkit COVID-19.

“Guna memutus rantai penyebaran virus, LPEI telah menutup seluruh kegiatan kantor pusat atau lockdown selama 14 hari kerja terhitung sejak tanggal 25 Juli 2020,” ucap Corporate Secretary LPEI Agus Windiarto dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Tirto, Senin (27/7/2020).

Ketika ditanya mengenai kebenaran kabar bahwa karyawan yang terjangkit virus corona COVID-19 hampir separuh dari jumlah karyawan, Agus membantah. “Itu hoaks,” ujarnya.

Ia hanya menyatakan karyawan LPEI yang terjangkit telah dirawat di rumah sakit maupun telah melakukan isolasi mandiri.

“Kepada seluruh pegawai termasuk orang tanpa gejala atau (kasus terkonfirmasi menurut istilah terbaru Kemenkes) diminta untuk melakukan swab test mandiri,” ucap Agus.

Agus menyatakan LPEI telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran lebih lanjut. Hal ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan seluruh pegawai maupun pihak yang memiliki hubungan kerja dengan LPEI. Dalam surat No. BS.0027/CSC/07/2020, LPEI juga melakukan penyemprotan desinfektan pada area kantornya.

Meski ditutup sementara, Agus menyatakan layanan perbankan LPEI tak terganggu. Ia memastikan operasional dapat tetap berjalan.

“Kami memberlakukan operasional dalam skala minimum sehingga pelayanan nasabah tetap berjalan dengan pemberlakuan protokol kesehatan dan protokol kerja sesuai dengan yang ditetapkan Pemerintah,” ucap Agus.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Bayu Septianto
DarkLight