Erick Thohir Sebut Deadline KA Cepat Jakarta-Bandung September 2022

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 29 Mei 2020
Deadline Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Tetap September 2022.
tirto.id - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan tenggat waktu Proyek Strategis Nasional (PSN) kereta cepat Jakarta-Bandung belum berubah. Ia bilang sejalan dengan keputusan Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan kereta cepat Jakarta-Bandung sebagai PSN, maka target yang sudah ada sebelumnya tetap dilaksanakan.

“Deadline Jakarta-Bandung tetap September 2022. Harus bisa jadi lah sebagai target,” kata Erick dalam diskusi virtual di akun Youtube tempo.co, Jumat (29/5/2020).

Erick menjelaskan kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan salah satu dari sederet PSN yang diputuskan presiden harus tetap berjalan meski menghadapi pandemi Corona atau COVID-19. Bahkan kereta cepat Jakarta-Bandung per Jumat (29/5/2020) sudah disetujui juga oleh Presiden Jokowi agar diperpanjang sampai Surabaya.

Erick menilai tetap berlanjutnya PSN ini wajar-wajar saja. Menurutnya, PSN memang tetap harus berjalan karena pemerintah memikirkan juga pembukaan lapangan kerja.

Perpanjangan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung agar sampai Surabaya itu juga mempertimbangkan perhatian yang sama. Erick pun merujuk lagi pada potensi penciptaan lapangan kerja yang lebih besar lagi jika kereta cepat benar dibangun sampai Surabaya.

“PSN akan menyerap banyak lapangan kerja,” ucap Erick.

Adapun proyek kereta cepat ini merupakan patungan Indonesia-Cina. Nilai investasinya mencapai Rp66,775 triliun. Proyek kereta cepat ini pertama dicetuskan pada akhir 2015 dan dijalankan berdasarkan Perpres 3/2016.

Proyek kereta cepat tersebut kembali masuk dalam daftar PSN pada Perpres 58/2017. Pada Jumat (29/5/2020) di istana negara Presiden Jokowi pun kembali memasukannya bersama 89 PSN lainnya untuk dijalankan di tengah pandemi.



Baca juga artikel terkait ERICK THOHIR atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Reja Hidayat
DarkLight