Menuju konten utama
Rancangan APBN 2023

Erick Thohir Minta Tambahan Bujet Jadi Rp311 Miliar Pada 2023

Erick Thohir minta tambahan bujet sebesar Rp79,7 miliar atau menjadi Rp311 miliar pada 2023 dari sebelumnya Rp232 miliar.

Erick Thohir Minta Tambahan Bujet Jadi Rp311 Miliar Pada 2023
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pengarahan saat melakukan kunjungan kerja di Posko Pelayanan dan Monitoring Mudik, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.

tirto.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta tambahan anggaran pada 2023 sebesar Rp79,7 miliar atau menjadi Rp311 miliar dari sebelumnya Rp232 miliar. Erick sebut, pagu indikatif yang diberikan kepada Kementerian BUMN menjadi yang terkecil dibandingkan seluruh kementerian. Meski begitu, Erick klaim Kementerian BUMN tetap bekerja secara efisien dan kalkulatif.

“Jika tidak keberatan, kami menginginkan bisa tetap dijaga di angka Rp300-an (miliar), tidak terus menerus menurun seperti hari ini yang Rp194 miliar. Apalagi kalau melihat amanah yang diberikan Komisi VI, yang mana kami terus bisa memastikan pembukaan lapangan kerja, melakukan pendampingan kepada UMKM, dan terus juga menjaga proyek strategis nasional,” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (7/6/2022).

Erick mengatakan, dengan total aset yang dikelola BUMN mencapai Rp8.998 triliun, maka pagu anggaran ini tentu sangat kecil dibandingkan beban yang dikerjakan. Erick juga optimistis setoran dividen akan kembali normal setelah pandemi nanti. Terlebih hasil kinerja BUMN pada 2021 sangat tinggi. Erick mengatakan perolehan laba bersih seluruh perusahaan pelat merah capai Rp126 triliun.

“Alhamdulillah laba 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, yang tadinya Rp13 triliun, sekarang dengan segala efisiensi dan perbaikan model bisnis yang didukung Komisi VI, laba untuk 2021 sebesar Rp126 [triliun]. Ini adalah prestasi yang saya rasa luar biasa," kata dia.

Total pendapatan kotor BUMN pada 2021 mencapai Rp1.983 triliun atau setara 99 persen dari pendapatan APBN. Erick mengatakan, perbaikan kinerja BUMN juga berdampak positif terhadap kontribusi untuk negara. Erick menyampaikan, total pajak, dividen, dan PNBP yang diberikan BUMN secara konsolidasi mencapai Rp371 triliun.

Baca juga artikel terkait RAPBN 2023 atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Abdul Aziz