Epidemiolog: Kirim Tabung Oksigen ke India Sebaiknya Disetop Dulu

Oleh: Alfian Putra Abdi - 9 Juli 2021
Indonesia mestinya belajar dari India, yang menunda mengekspor vaksin saat kasus infeksi COVID-19 di India sedang tinggi.
tirto.id - Epidemiolog dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Mouhamad Bigwanto menyayangkan pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD mewajarkan pengiriman ribuan tabung oksigen dari Indonesia ke India. Dalam kondisi darurat saat ini, menurut Bigwanto pemerintah mestinya mengutamakan masyarakatnya terlebih dahulu.

"Sebenarnya tidak ada masalah, hanya kurang etis dan seperti enggak punya 'sense of crisis'. Sebaiknya kiriman [tabung oksigen] ke luar negeri tersebut ditunda dulu," ujar Bigwanto kepada Tirto, Jumat (9/7/2021).

Dalam pandangan Mahfud MD bantuan 3.500 tabung oksigen untuk India adalah upaya balas budi level internasional. Namun menurut Bigwanto, Indonesia mestinya belajar dari India, mereka memilih untuk menunda ekspor vaksin saat kasus infeksi COVID-19 meninggi demi seluruh warganya tercukupi kebutuhannya.

Kelangkaan tabung oksigen masih menjadi momok bagi sejumlah rumah sakit di Indonesia. Salah satunya Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada, Rembang, Jawa Tengah. Komisaris mereka sampai mengeluh di akun twitter meminta bantuan oksigen kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Jumat pagi.

Menurutnya kebutuhan oksigen hanya cukup sampai tiga hingga empat hari ke depan.

Kelangkaan oksigen ini berkelindan dengan pencapaian vaksinasi yang menurut Bigwanto tidak bisa diharapkan untuk menyentuh target 1 juta per hari. Dalam tiga hari terakhir, angka vaksinasi dosis I di Indonesia berkutat diangka 800 ribu.

"Ini yang kita butuhkan sekarang, etika dan dukungan moral dari pemimpin untuk sungguh-sungguh memperhatikan kepentingan kesehatan masyarakat di atas segalanya," ujarnya.



Baca juga artikel terkait KRISIS TABUNG OKSIGEN atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Bayu Septianto
DarkLight